MY GOD, TOELANKSINGO IS BACK!

Okay.

If you think that why did I made the cheesy tittle, it’s because I am very very much happy that I can open this historical blog on my desktop, AGAIN.

Previously, me and any other people can’t reach this address for three years because the owner of this blog – which is me – was rather dumb to let this domain – which already named with toelanksingo.com get expired and unrenewable. Because of what? because I forgot to pay the renewal bill!

It doesn’t mean that wordpress had not reminded me about the bill, of course they were. But because three years ago I’m in the middle of my thesis, I had 7-5 job, mother of two, and a professor in procrastination, of course I tossed them away. Phew.

As a person who can’t live without writing something, getting frustrated and broken hearted with this blog, I already made a new blog named Bonadapa, and It’s quite amazing. I love my new blog, but still, as a historical blog, Toelanksingo is un-replaceable with any other blog. Until 5 minutes ago I was thinking how can I get it back, and Alhamdulillah I had clicked the right button!

OMG How I Miss this blog so much!

In the mean time, let me do many things about this blog, and It will be aired soon with a fresh new look.

So, see you around on the next post! 🙂

 

Advertisements

Makan Gajah

Sumpah benerrr, bikin tesis itu bener bener kayag makan gajah.

Apalagi saya, yang sejatinya S1 dari engineering, sekarang ngerjain tesis S2 Finance yang kagak ada nyangkutnya sama sekali dengan skripsi saya dulu.

even secuil.

Jadi iri sama temen-temen yang s1nya dari ekonomi terus bilang

“kayagnya gue bisa nih nerusin skripsi gue, terus tinggal tambahin aja variabelnya dikit terus selesai deh”

errrr

damn -__-

sedangkan saya harus kayag makan gajah, menggaruk garuk tanah, learning from a scratch, mencoba mengerti mulai dari dasar teori, aplikasi statistik sampe berbagai software yang ga segampang facebook ngertiinnya, belum lagi berbagai macam metode penulisan lainnya yang sumpah mati ga pernah saya temuin ketika saya menulis skripsi di teknik.

bukannya skripsi teknik lebih gampang sik, lebih susah malah. cuma yaaa dengan kondisi macam ini, dimana waktu untuk belajar sangat sedikit – bahkan waktu untuk diri sendiri dan hang out dengan teman-teman sudah tidak ada lagi- ketemu makhluk aneh-aneh pas ngerjain tesis itu yang ada jadi bikin stress.

But all was running well actually,buktinya tesis saya sudah hampir selesai, sudah seminar proposal juga dengan sukses, Alhamdulillah dosen sepertinya kasihan ngeliat saya dan mikir mikir kalo mau membantai anak manusia kurus dengan mata cekung karena kurang tidur..

ga sia sia juga karena saya dengan patuhnya udah ngikutin maunya dosen pembimbing yang dengan sukses membuat saya mengganti judul beberapa kali dan salah satunya itu ganti judul ketika saya udah di bab 3.

jadi mohon maaaaaaaf para pembaca, saya akhirnya curcol di blog secara ini udah bulan September, saya udah berkutat dari bulan Februari (oke silakan bilang APAA? kog lama bangett?) dan Dian Sastro udah wisuda itu rasanya pingin tarik tarik rambut sambil teriak ‘gilak, giliran gua kapan ini wisudanyaaaa???’

But hey, saya menguatkan diri aja. It’s like talking to myself  ‘just one step more, nina… semangatlaah’ dan bukan diri saya namanya kalau tidak bisa mengatasi hal-hal sulit, hahah. I was made for it,  but Allah always gave me strength so i am not break down on my knees and crying out loud. Alhamdulillah.

And i know Allah will help me again this time

Like Allah always do with me along the way.,…

 

 

Lessons from Jaya Setiabudi

Happy August all readers!! dan selamat Idul Fitri 1435 buat semua yang merayakannya. Tak lupa pula Mohon maaf lahir dan batin…. ya.. kali-kali aja saya ada khilaf lewat tulisan saya, baik yang bermaksud ataupun tidak, hehe. When people said words can be sharpen than swords, then please forgive my swords which might cause hurts, or wounds.

So..hari ini saya kembali ngantor, kembali kangen-kangenan dengan pc kantor tercinta, dan kembali googling bacaan-bacaan menarik dikala spare time saya. And guess what; I’ve found this tweet yang sangat menarik dari Jaya Setiabudi, founder of yukbisnis.com yang saya comot dari situs keren startupbisnis.com.

Becoz I hate tulisan yang keputus-putus karena diambil dari penggalan-penggalan tweet, disini saya gabungin supaya enak bacanya. Disertai dengan pesan sponsor bahwa tweet ini bagus bgt dibaca both bagi business owner and employer.

Andaikan orang-orang yang menyetujui outsourcing diterapkan di Indonesia waktu itu paham tentang hal-hal berikut, maka seharusnya ia sangat malu telah menerapkan sistem outsourcing di Indonesia, which has become the most stupid decision our government ever made; sorry to say.

Okaayy.. cukup basa-basinya. Lets go and read from Mr Jaya Setiabudi. Here we go.

 

 

#PengusahaDicinta

Demo karyawan itu, selain HASUTAN pihak ketiga adalah KELEMAHAN KEPEMIMPINAN. Jika semalam saya membahas dari sisi saya sebagai ex-buruh. Saat ini saya sharing dari sisi pengusaha. Ilmu ini saya dapatkan dari alm ayah & kakak ketiga saya. Alhamdulillaah saya memiliki tim yang loyal & totalitas.

Pertama: ANGKA CUKUP.
Ayah sy berpesan, “Kalo kamu jadi bos nanti, jangan bayar karyawanmu dibawah angka kebutuhannya” Hal itu yang selalu saya ingat. Jadi setiap merekrut karyawan, saya akan tanyakan: “Berapa ANGKA CUKUPMU..?” Jika mereka menyebutkan lebih tinggi dari kemampuan saya membayar, saya tak akan menerima (atau menawar). Drpd saya terima, ternyata kebutuhan (atau keinginan) mereka tak tercukupi, maka akan jd bumerang nantinya. Seorang yang senantiasa bersyukur, akan bisa membedakan antara kebutuhan (cukup) & keinginan (harapan). Misal dia minta 3,5 jt, saya hanya mampu 2,5 jt, maka saya lebih memilih u/ tak menawar dan tak menerima. Sebaliknya apabila dia menyebutkan ‘angka cukupnya’ dibawah angka standar sesuai posisi & skill yg saya perlukan, maka saya akan membayar lebih. Ada seorang programmer menyebut ‘angka cukupnya’ 1,5 juta dan saya memberikan 3 jt kepadanya.

Kedua: JANGAN BEKERJA UNTUK PERUSAHAAN atau saya, pasti akan kecewa. “Jika kamu bekerja keras, lembur tanpa gaji tambahan, berjuang u/ memajukan perusahaan, ternyata atasanmu tak menghargai, kecewakah kamu?”, itulah pertanyaan saya kepada tim yang baru masuk. Jika dia bekerja u/ saya atau perusahaan, maka dia akan kecewa saat saya tak menghargainya di kemudian hari. Tapi jika dia bekerja u/ mengasah ketrampilannya, meski lembur tanpa dibayar pun, dia tak akan merasa rugi. Kenapa? Karena dia akan bertumbuh setiap harinya..“Toh jika kemampuanmu bertumbuh dan aku tak menghargaimu, insyaAllah orang/perusahaan lain akan melirikmu.”
”Sebaliknya, jika kamu tidak handal, kerja seenaknya, banyak menuntut, perusahaan mana yg mau terima kamu?” Ada sih yg mau menerima >> PINDAD >> Buat uji sasaran tembak, hehehe..

Ketiga: MANUSIAKAN MANUSIA. Mereka punya rasa, punya hati..saya berani jamin, berapapun gaji buruh dinaikkan, selalu ada ketidakpuasan. Apalagi ada KOMPORNYA.Sebaliknya, di beberapa perusahaan yg masih menggaji pas2an, tapi karyawannya betah dan hepi-hepi saja. Koq bisa? Saya belajar dari ayah dan kakak ketiga saya dalam hal ini. Seperti kisah khalifah Umar bin Khatab,Ayah & kakak saya adalah figur pemimpin empati yg ‘blusukan’, membaur bersama pekerja. Saat ayah sy bekerja di pabrik kayu, dia mengembalikan mobil fasilitas kantor & memilih jalan kaki atau Pinjam sepeda satpam untuk pulang ke rumah kontrakan.Saya bertanya, “Kenapa papah balikin mobil dinasnya?”. #PengusahaDicinta Ayah saya menjawab, “Lha mrk (buruh) masih dibayar dibawah UMR, koq papah baru join perusahaan, udah naik mobil sedan. pasti mereka akan cemburu dan papah susah membaurnya.” Mrk berdua kerap membawa makanan & minuman saat pekerja lembur atau menengok & membantu ‘buruh’ yg sedang sakit. Tak seberapa jika dibandingkan kenaikan gaji, tapi efek emosionalnya luar biasa. Hal itu membuahkan hasil. Saat seluruh pabrik di lingkungan industri kakak saya pada demo, hanya buruh di pabrik kakak saya yg tak ikutan demo. Pekerja pun sangat sungkan dg kebaikan kakak saya.

Semoga saya dapat meneladani mereka, menjadi #PengusahaDicinta , bukan karena saya menaikkan gaji mereka.. >> Matre 😀

Semoga para pengusaha yg kena demo merenungkan hal itu. Tapi ‘buruh’ juga baca twit saya kemarin #DemoBuruh.

Sekian.. #PengusahaDicinta

 

Arti Sukses itu..

Pak Heru adalah seorang mantan petinggi salah satu bank syariah swasta di Palembang.

beliau menjadi pegawai selama beberapa belas tahun, lalu mengubah haluan hidup.

kurang dari lima tahun yang lalu beliau resign dari pekerjaannya, dan memutuskan menjadi pengusaha

“teman-teman banyak yang datang menanyakan dan meminta saya bercerita panjang lebar mengenai keputusan bodoh saya tersebut”

“tapi saya tidak merasa keputusan tersebut bodoh” ujarnya

Sekarang beliau memiliki 14 cabang perusahaan pembiayaan yang tersebar di beberapa kota.

Lalu

Setelah ia merasakan menjadi pegawai,

lalu menjadi seorang pengusaha yang berhasil,

Apakah ia telah merasa sukses?

“Bagi saya, berbeda. Waktu jadi pegawai penghasilan saya memang terbatas; namun saya mendapatkan banyak fasilitas, orang-orang menghormati saya karena adalah seorang petinggi bank, saya diundang di banyak acara..

ketika sekarang jadi pengusaha, saya bebas mengatur waktu saya, tapi tantangan bertambah, hutang bertambah, dan yang pasti tanggung jawab juga bertambah. sekarang saya memiliki karyawan di 14 cabang yang harus saya pikirkan kelangsungan hidupnya.

apakah saya merasa kaya?

tidak juga. uang saya memang banyak, tapi ingat saya juga punya bisnis yang uangnya harus berputar, karyawan yang harus digaji..

apakah saya merasa sukses?

Setelah merasakan keduanya (Pegawai dan Pengusaha) sekarang saya mendefinisikan sukses dengan cara yang berbeda.

Sukses itu ternyata bukanlah kaya; atau banyak harta; karena kaya tidak menjamin hidup anda bahagia..

Sukses juga bukanlah punya perusahaan yang banyak; karena banyak perusahaan yang dibangun dengan susah payah, ketika sang pioneer telah wafat dan generasi kedua tidak tertarik untuk meneruskan perusahaan tersebut, toh akhirnya perusahaan tersebut kita berikan ke orang lain..

Sukses itu menurut saya, adalah seperti Uje.. (Ustadz (alm) Jeffry Al Buchori)

ketika wafat banyak mengantar.. ketika wafat Indonesia turut berkabung.. disana terlihat apakah semasa hidup kita telah memberi manfaat bagi orang banyak ataukah tidak,

dan menurut saya hidup yang sukses adalah seperti hidup Uje, ia telah memberi manfaat bagi banyak orang, sehingga ketika beliau wafat banyak sekali orang yang mengantarkan beliau sebagai bentuk perpisahan dan juga penghargaan..

————————-
Bp. Heru sebagai guest lecturer,
MM Unsri,
Kelas Weekend 34

TESIS!

ImageGambar diambil dari sini

Time flies so fast when you postponing something you must do

Which is means…

my thesis!! *jambak Jilbab*

sudah semester terakhir tanpa terasa saya belajar manajemen keuangan di program magister. Bagi anak teknik seperti saya, belajar manajemen sangat menyenangkan, so refreshing, and really broaden my horizon.

Yang tadinya ga tau sama reksadana jadi tau, yang tadinya ga ngeh tentang pasar modal sekarang jadi ngeh, yang tadinya ga familiar sama ROA, ROE dan makhluk-makhluk rasio keuangan lainnya sekarang jadi tau. Cuma ngerasanya.. semakin belajar semakin menyadari kalau diri ini sebenarnya sangatlah bodoh. Sangat malu sama Alloh kalau sombong *elap air mata*

Namun,

Saya ini orangnya cenderung procratinate; suka menunda-nunda, yang- apabila penunda-nunda itu ada gelarnya, maka saya adalah seorang Professornya.

Dengan kesadaran seperti ini, untuk thesis saya sudah antisipasi. Jangan sampai kebiasaan menunda-nunda saya merusak semua mood yang ada. Saya harus semangat memulai penulisan thesis saya, dimulai dengan mencari judul yang pas, ciamik, jurnalnya banyak, dipresentasiinya mudah, dijelaskannya gampang, dan berprospek besar untuk mendapatkan nilai A. hohohoho

Dan saya mulai mengajukan proposal tepat ketika semester terakhir resmi dimulai (awal Februari) Itung-itung ketika akhir perkuliahan habis, maka thesis saya sudah siap untuk sidang. Mata kuliah habis, saya tamat. Indah bukan?

Namun ternyata proses semuanya tidaklah semulus perjalanan Dude Herlino dan Alissa Soebandono ke pelaminan.

Minggu pertama Februari, ketika saya telah menemukan judul yang pas, ciamik, jurnalnya banyak, di presentasiinya mudah, dijelaskannya gampang, dan berprospek besar untuk mendapatkan nilai A, saya langsung membuat proposal dan mengajukan judul tersebut ke Bagian Akademik dengan hati berbunga-bunga.

Tapi apa hendak dikata, saya harus menunggu selama TIGA MINGGU hanya untuk sampai pada kesimpulan bahwa judul saya ditolak! *elap air mata**ambil tissu*

Bukan karena judulnya ga bagus sih; dosen saya beralasan bahwa anak semester kemarin sudah ada yang mengupas tentang topik tersebut dan ia mendapatkan nilai A. *$$##$@##!!!!*

lalu masa-masa setelah itu menjadi lebih sulit.

Saya bolak balik membaca surat kabar dan berbagai jurnal demi mendapatkan ide topik yang cemerlang. Yang sempet kepikir adalah tentang Reksadana ETF, CAPEX, Modal Kerja, sampe ke Undang-undang pertambangan tentang Smelter, tapi setiap saya ajukan ke pembimbing, beliau pasti bilang : kayagnya jangan yang itu deh, Nina..

Saya dengan kalemnya ngomong : oke sip, dont worry Pak, saya cari lagi judul yang lain

Padahal dalam hati ngomongnya jadi : HUWAAA maunya judul tentang apa dong Paaakk? huhuhuhuhu *nangis guling-guling*

Lalu mengenai waktu,…

entah kenapa kalau kita bingung hendak ngapain dan dikejer deadline, waktu terasa berlalu sangat cepat,…

waktu sebulan terasa seminggu..

waktu seminggu terasa sehari..

waktu sehari terasa……sehari lah, wong saya kerja kalo dari pagi sampe sore tuh berasa banget nungguin waktu pulang -__-

tiba-tiba saya sudah di pertengahan bulan Maret

ketika saya kembali mengajukan sebuah topik (dan kayagnya bakal ditolak lagi) dengan kalem pembimbing saya ngomong begini…
‘Nina… kenapa ga kupas tentang masalah syariah saja… karena Ekonomi syariah itu lagi seru-serunya kan sekarang….’

‘……………………………..’

Oh bapak, mengapa tidak dari dahulu saja engkau katakan padaku bila inginnya yang Syariah??????

‘OOO yang syariah ya Pak, oke siap Pak. Nina cari dulu alternatif2nya ya Pak’

‘oke, ajukan kepada saya via sms saja ya, ingat harus berdasarkan jurnal yang ada’

Dan….saya kembali berhunting ria mencari topik yang syariah, dan Alhamdulillah akhirnya ketemu yang menarik.

Dan ketika saya ajukan ke Bapak Dosen Pembimbing (tentu saja) beliau memberikan restunya.

An then..Time flies so fast dan sekarang sudah sampai dipenghujung Maret.

Ga nyangka kalau proses mencari judul, mengajukan judul dan mendapatkan judul aja makan waktu hingga dua bulan!!

Jujur mood sempat hilang, semangat mulai mengendur, otak mulai jenuh (karena kebanyakan baca jurnal yang ditolak itu), tapi kalau ingat target bahwa tahun ini harus lulus, mau ga mau harus bisa membangun semangat lagi.

So bagi yang mau ambil S2, hal-hal berikut bisa jadi pertimbangan:
1. Dari semester satu sudah tau mau ambil topik tentang apa
2. Sembari kuliah buka mata telinga tentang berita-berita yang ada
3. Dari awal kuliah sudah ngumpulin jurnal mengenai topik yang kita minati
4. Bidik dosen pembimbing yang sesuai dengan topik kita (karena ada dosen pembimbing yang memilih mahasiswa berdasarkan judul yang mereka ajukan)
5. Ajukan tepat waktu, jangan ditunda tunda
6. Komitmen. Meskipun sibuk sama kerjaan tapi tetap harus meluangkan waktu yang signifikan dalam sehari untuk ngurusin thesis.
7. Bikin perkembangan kemajuan thesis dari hari ke hari.

Dan sebagai doa untuk diri sendiri, Semoga awal April sudah bisa terus melaju membuat tesis tanpa ada halangan yang berarti.

Can I get Amen for this? 

 

 

Its a H-O-T year!

Image
Picture is taken from here

Ya jelas aja H-O-T , karena tahun ini adalah tahun pemilu.

dan pemilu adalah bagian dari kehidupan politik

dan keadaan politik bisa berpengaruh pada banyak hal. perekonomian, misalnya. (lihat saja IHSG yang naik jauh pasca Jokowi mengumumkan pencalonannya sebagai Presiden, padahal baru mengumumkan sebagai calon lho).

lalu..

ngobrol-ngobrol soal Pemilu, saya tidak terlalu excited untuk memilih calon legislatif, meskipun banyak foto-foto caleg yang cantik dan tampan dengan senyum manis-hasil editan photoshop-beredar di mana-mana.

Jujur, saya bingung harus memilih siapa diantara caleg-caleg tersebut, karena saya tidak kenal (mereka) – sama sekali.

Lalu mengenai calon Presiden.

ada satu nama yang saya simpan dalam hati yang saya pikir dapat menjadi  Presiden yang baik.

 

Beliau merupakan salah satu dari sedikit orang yang memandang jabatan Presiden sebagai amanah, dan bukan ajang untuk memperluas kekuasaan.

Hanya, beliau minim sekali pengalaman di bidang politik kenegaraan.

Dan saya takut jika idealismenya  kalah tergerus oleh ‘pemain lama’ yang sudah lebih dulu karatan dalam dunia perpolitikan di negara ini.

namun yang pasti..

Saya tidak akan memilih calon presiden yang sedang terlibat perseteruan sampai dilaporkan ke Polisi segala (karena kita tidak tahu apakah ia benar bersalah atau tidak) ; atau calon Presiden dengan masa lalu yang kelam ; atau calon presiden yang lebih cakap sebagai penyanyi dangdut ; atau pengusaha yang bermasalah dengan rakyat banyak.

Saya pun cenderung apatis dengan calon presiden yang terlalu cepat berpaling-belum selesai satu jabatan strategis ia pegang, lalu ia mengincar jabatan lainnya yang lebih prospek.

kog kesannya haus kekuasaan banget.

yang pasti..

ketika datang hari pemilihan nanti, saya hanya ingin memilih satu nama yang saya percaya bisa-

dan saya yakin ia dapat bertanggung jawab ketika mengemban amanah.

Pemimpin yang tidak mudah silau dengan godaan kekuasaan maupun harta,

Pemimpin yang lebih memikirkan nasib bangsa ini kedepannya,

saya percaya dari tatapan matanya,

Ia hanya memiliki niatan yang tulus untuk turun tangan, dan membuat negara ini sembuh dari berbagai moral hazard yang mendera.

Semoga.

 

 

 

 

 

 

Tips Download Tanpa IDM

Saya pernah cerita kalau netbook saya harus diinstall ulang gara-gara virus di post yang ini?

sekarang IDM nya yang bermasalah dan ga bisa dipake 😦

tapi ada posting yang menarik dari sini, yang bisa membantu donlot tanpa harus pake IDM. Here we go!

1. buka halaman file yg mo di donlot

2. tekan ctrl+alt+shift secara bersamaan

3. terus klik link yang mo di donlot

selesaaaaiiiii!

jadi ga pusing lagi kalo mo donlot tanpa IDM.. hehehe

Selamat mencoba ya (^_^)v