Spesifikasi Android Kit Kat

Setelah mengenal Operating Sistem Android dari awal kemunculannya pada postingan saya yang ini, kali ini saya akan mengenalkan Android terbaru ver 4.4, masih diambil dari nama salah satu jenis makanan, OS Android kali ini mengambil nama salah satu snack Nestle yang sangat terkenal yaitu KitKat.

android-kitkat

Lahir pada bulan Oktober 2013 dan apa saja keunggulan KitKat?

1. Multitasking yang lebih cepat

KitKat dapat mengoptimasi memori serta meningkatkan kemampuan layar sentuhnya. Google menyatakan kalau KitKat memberikan respon yang lebih cepat serta akurat daripada versi sebelumnya.

2.Mendukung aksesibilitas yang lebih baik

KitKat mendukung pengalaman aksesibilitas lebih baik dengan menambah preferensi untuk Closed Captioning. Untuk dapat mengaktifkannya, Anda dapat ke Pengaturan, Aksesibilitas, lalu pilih Captions.

3.Memudahkan akses file

Akses storage terbaru dapat membuat penggunanya lebih mudah dalam menelusuri serta membuka dokumen, gambar maupun file lain

4.Memudahkan mencetak dokumen

KitKat memberikan kemudahan kepada penggunanya dalam mencetak dokumen dengan perangkat mobile. Pengguna dapat mencetak file ke semua printer yang terhubung melalui Google Cloud Print dan printer HP ePrint serta printer lain yang mempunyai aplikasi di Google Play Store.

5.Peningkatan pengalaman membaca dengan eBook

Dengan fitur ini, maka sistem akan dengan otomatis menyembunyikan semua macam tampilan, terkecuali gambar ataupun teks yang ingin dilihat. Pengguna hanya tinggal menggeserkan tepi layar untuk kembali ke tampilan status bar serta tombol navigasi

6.Mendukung dua sensor baru

Android versi terbaru ini mendukung perpaduan dua sensor terbaru, yaitu pendeteksi langkah serta penghitung langkah pengguna. Sensor ini dapat berfungsi untuk merubah perangkat Android Anda jadi alat untuk mendukung kebugaran tubuh. Fitur ini kabarnya tersedia pada Nexus 5 serta dipakai pada aplikasi seperti Runtastic.

7.Peningkatan tampilan ‘art’

User Interface lebih rapi dalam menampilkan elemen antarmuka yang lebih baik pada aplikasi. Visual yang menyenangkan serta ‘movie art’ saat perangkat Anda ada dalam keadaan terkunci.

8.Smart Caller ID

Aplikasi ini akan mendeteksi nomor telepon yang melakukan panggilan menuju handphone pengguna. Misalkan, bila ada panggilan masuk ke handphone pengguna namun bukan dari daftar kontak, maka Caller ID akan menemukan dari manakah perusahaan nomor tersebut berasal.

9.Kontak Prioritas

Sistem bisa mengetahui nomor kontak mana saja yang paling sering pengguna hubungi. Pengguna pun dapat mencari tempat terdekat, mencari kontak Anda ataupun orang dalam domain Google Apps.

10.‘OK Google’

Hanya dengan mengatakan kata “Ok Google” ataupun “Ok Google now”, pengguna dapat mengoperasikan smartphone hanya dengan memerintahkan lewat suara tanpa harus menyentuhnya. Dengan adanya fitur ini pengguna dapat melakukan panggilan telepon, melihat petunjuk arah di Google Maps, melakukan pencarian di mesin pencari Google, serta bermacam aplikasi lainnya.

11.Pemusatan SMS serta MMS

Aplikasi Hangouts terbaru di KitKat akan menyentralisasikan seluruh SMS serta MMS di samping percakapan serta video calls. pengguna pun dapat berbagi informasi tentang lokasi pengguna seta mengirim gambar animasi dengan format GIF.

Tertarik mencoba KitKat? Silahkan cek ke website resmi handset anda untuk mengupdate ke KitKat.

Artikel diambil dari sini

Advertisements

BBM ada di Android dan iOS

Breaking News ! ^_^

Gambar diambil dari sini

ORLANDO, KOMPAS.com — Sebuah “kejutan” disampaikan BlackBerry dalam BlackBerry Live 2013 di Orlando, AS, pada Selasa (14/5/2013). Layanan “jagoan” mereka, BlackBerry Messenger (BBM), akan tersedia untuk Android dan iOS.

CEO BlackBerry, Thorsten Heins, mengatakan, BBM untuk platform lain akan tersedia pertengahan tahun ini untuk perangkat iPhone (iOS 6 ke atas) dan Android (Ice Cream Sandwich).

“Ini merupakan pernyataan percaya diri kami bahwa platform BlackBerry 10 sudah cukup bagus sehingga BBM bisa disebarkan ke sistem lain,” ujar Heins.

Pada awalnya, BBM di Android dan iOS akan memliki fitur standar seperti pengiriman pesan dan Group. Namun, Heins berjanji fitur yang lebih lanjut juga akan hadir. Hal itu termasuk, ujarnya, BBM Video, Voice, dan Screen Share.

Rumor akan hadirnya BBM di platform lain, terutama Android, memang sudah terdengar sejak 2012. Akhirnya, di gelaran BlackBerry Live 2013, hal ini diresmikan.

“Kami membuat platform BBM lebih kuat dari sebelumnya,” ujar Heins.

Di acara yang sama, BlackBerry juga mengumumkan fitur baru BBM Channel yang sedang dalam tahap Beta (uji coba).

Fitur BBM Channel akan memungkinkan terbentuknya komunitas berbasis BBM. Nantinya BBM Channel akan dimanfaatkan brand atau selebriti.

———————————

Ketika bangun tadi pagi, saya membaca twitter dan ada berita ini dari kompas.com

Excited ? you bet.

Bisa dibilang menyatunya BBM ke android dan iOS merupakan mimpi sebagian besar pengguna gadget. Apalagi di Indonesia yang masyarakatnya sudah sangat Blackberry oriented.

You Know? rasanya kalau pengguna gadget di Indonesia belum pernah menggunakan BB rasanya you are so out of date.

Terutama yang membuat sebal itu adalah pertanyaan ‘wajib’ kalau ketemu teman lama atau teman satu kantor ‘PIN BB nya berapa?’ dan kalau kita jawab ‘maaf saya ga punya blackbery…’ sang teman akan berkata ‘masa sih?’ atau jawaban simple mengecewakan seperti ‘oh..’

Sebelum munculnya messenger antar platform seperti line, we chat, kakao talk, saya, sebagai pengguna Android dengan gagah berani mengandalkan Gtalk.

Tapi teman-teman saya pengguna BB, selalu menolak kalau saya minta mengunduh gtalk di BB mereka. Mulai dari alesan ‘yang pake ga banyak’, ‘nanti BB ku berat’ dan beragam alasan lainnya yang membuat saya sedikit terhambat dalam berkomunikasi melalui messenger.

Akhirnya demi persatuan dan kesatuan kantor itulah saya  memutuskan membeli Blackberry tahun lalu (iya, saya baru punya BB di tahun 2012 sodara-sodara!) setelah bertahan dengan symbian dan android dari awal kemunculannya.

Dan setelah menggunakan BB saya lebih banyak merasa kecewa daripada puasnya.

oke, saya memang sangat bisa mengandalkan BBM untuk urusan chatting dengan teman-teman. namun untuk urusan lainnya seperti main game, browsing dan hal lain-lainnya, BB memiliki keterbatasan yang jauuuuuh dibandingkan android.

dan belum lagi masalah hang-nya itu. karena terbiasa punya aplikasi banyak di andro, pada mulanya saya juga mengunduh berbagai aplikasi untuk BB saya. tapi bisa ditebak, BB menjadi lemot, kemudian hang, sehingga harus saya restart ulang mlulu.

Ujung-ujungnya saya sangat selektif memilih aplikasi di BB. Saya menjadi mengerti alasan pengguna BB lainnya dengan ungkapan “nanti BB saya berat” *sigh*

belum lagi pilihan aplikasi yang terbatas. untuk Twitter misalnya, di BB cuma ada 3 aplikasi yang memuaskan : Twitter for Android, Tweetcaster dan Ubertwitter.

Bandingkan dengan Andro yang sampe bikin penggunanya bingung saking buannyaknya aplikasi buat twitter.

Itu baru twitter loh, belum aplikasi-aplikasi lainnya yang tidak usah saya sebutkan satu persatu.

Bagaimana Kedepannya Blackberry?

Entah apa pertimbangan Blackberry untuk melakukan hal ini, yang pasti menurut saya sebagai pengguna gadget hal ini merupakan langkah yang sangat besar resikonya. Berlawanan dengan tulisan saya yang ini, yang saya buat sebelum saya menggunakan Blackberry.

Bayangkan, BB hanya mengandalkan BBM sebagai nilai jualnya.

Jika kita telah mendapatkan BBM di Android dan iOS buat apa susah-susah menggunakan BB dengan segala keterbatasannya?

bukannya lebih baik menggunakan Android dengan segala aplikasinya yang fun?

bukannya lebih baik menggunakan iOS dengan segala keesklusifannya yang menyenangkan?

Dan jujur saja, Jika memang hal ini kesampean, adanya BBM di Android dan iOS, maka saya mulai kepikiran untuk menjual BB saya dan kembali lagi ke ponsel Android.

Tapi itu saya loh ya, dan pendapat saya bisa jadi bukan pendapat orang kebanyakan, hehe

Ataukah iya?

Beware Blackberry. I smell the tendency like Nokia has coming nearer….

Tips Hemat Pulsa Tab Android

Saya ingin menggunakan tablet android dengan nyaman, namun tetap hemat. bisa?

1. Saya lebih suka menggunakan tablet seperti layaknya komputer mobile. Tab hanya saya gunakan untuk kegiatan-yang ponsel saya tidak cukup efektif untuk melakukannya. Saya mengetik, mengedit gambar, browsing, membaca majalah dari tab. Namun untuk masalah komunikasi saya tetap mengandalkan ponsel, sehingga tablet tidak harus selalu standby.

Tab bukan ponsel. Meskipun fitur tab memungkinkan demikian, namun, saya bisa lebih menghemat pulsa dengan cara ini. Jadi, cara nomor #1 Tablet saya matikan ketika tidak digunakan.

2. Berdayakan Plane Mode

Pengguna Android mengerti bahwasanya banyak aplikasi yang masih suka ‘berfikir’ di belakang layar. Meskipun tidak digunakan, aplikasi tertentu masih akan secara aktif menerima data-dan sedikit banyak menghabiskan pulsa.

Saya ingin tab berhenti melakukan aktivitas tersebut ketika tidak digunakan sehingga saya tidak kecolongan pulsa.

#2 Matikan tab ketika tidak digunakan, dan jangan lupa matikan lalu-lintas datanya. Jika ingin lebih ringkas, ubah mode tablet ke phone mode sebelum dimatikan. Sehingga ketika tablet dalam posisis mati, lalu lintas datapun berhenti.

Dengan cara di atas, saya cukup bisa menghemat pulsa dan kuota. Untuk 1GB yang biasanya habis dalam satu minggu, sekarang bisa efektif saya gunakan dalam 2 minggu.

Lumayan 🙂

Ada yang bisa menambahkan?

Usb Port Pada Tablet Android

Menggunakan tab memang sangat menyenangkan. Selain karena sangat handy, sistem android honeycomb juga sangat mudah untuk digunakan.

Layar besar, resolusi layar bagus, ada jump aplikasi, dengan kondisi yang sudah di root, hampir membuat tab tanpa cela.  

Hampir.  

Belakangan saya menemukan kesulitan bila hendak memindahkan data dari komputer ke tab saya; bukannya cengeng, tapi ini lebih karena tidak adanya port sharing data yang sangat crucial: port usb.  

Sebenarnya saya tidak perlu terlalu panik. Masih ada banyak jalan ke Roma. Berikut adalah cara saya memindahkan data dari notebook ke tab saya:  

1. Gunakan kabel data.

Ini adalah cara pertama yang saya pikirkan. Tinggal ambil kabel data yang tersedia, hubungkan ke komputer, lalu tunggu sebentar. Komputer akan secara otomatis menginstall driver sehingga anda memiliki akses ke tab anda. Tinggal drag and drop deh. Pemindahan data selesai.  

2. Why dont you put it on the BOX?

image

Adalah box.com yang menyediakan lemari penyimpanan data di internet. Caranya dengan membuat account di http://www.box.com, anda sudah mendapatkan space sebesar 5gb untuk menyimpan data anda. File-file yang anda simpan di box akan tetap ada di sana dan dapat kapan saja anda grab kapanpun anda perlukan.

Atau anda ingin mensharingnya dengan rekan anda? Tinggal centang tanda sharing dan rekan anda juga dapat menggrabnya langsung di internet. Tanpa perlu usb!  

Saat ini, ketika saya ingin melanjutkan pekerjaan di rumah, saya tinggal menyimpan file word saya, misalnya ke dalam box; lalu membukanya kembali melalui tab ketika akan saya kerjakan di rumah.  

Anda juga mau box? Tersedia free di Android Market!  

3. Masihkah perlu port usb?

Tergantung. Tapi jika anda merasa ‘ga ada port usb ga rame’ maka anda dapat membeli port usb tambahan seharga kurang lebih 200 ribu rupiah.  

Saat ini saya bertahan dengan cara pertama dan kedua, dan sejauh ini tidak menemukan kesulitan yang berarti. Namun bila demand menuntut lebih, maka tidak mustahil jika suatu hari saya juga menggunakan port usb tambahan.  

Bagaimana dengan anda?

Cara Menghemat Baterai Android 2

Oke, saya memang sudah pernah menulis tentang baterai android di post yang ini, dan saya menulis lagi dengan cara yang berbeda *gaya*

Siapp? here we go!

1. Apakah anda suka menjadi generasi budeg seperti saya?

suka?

Ciri-cirinya kalo naek bis pasang headset, kalo naek sepeda pasang headset sambil manggut-manggut sendiri,..hehe itu maksudnya generasi budeg 🙂

Karena saya ga punya uang malas membeli banyak gadget, saya mengandalkan hp Android saya untuk mendengarkan lagu.

Supaya baterainya hemat, selama mendengarkan musik saya matiin dulu lalu lintas data internetnya. Dan… wala! saya bisa mendengarkan musik dengan lega tanpa harus was-was dengan baterai hp saya 🙂

2. Pakai launcher
Install launcher yang ‘ringan’ dan nggak neko-neko. Semenjak saya menggunakan launcher tampilan hp menjadi lebih ringan dan menghemat baterai 🙂

3. Jangan menggunakan Live Wallpaper!
Oke, it’s so cute memang, Apalagi live wallpaper yang sensitif terhadap gerakan sehingga berubah-ubah sesuai gerakan hp Android anda,..gemes!

eit! tapi mau menang ditampilan atau baterai hp hemat nihh? Jika baterai lebih utama, sebaiknya tahan selera anda untuk menggunakan live wallpaper.

Here's................Koi Koi Koiiiiiiiiiiiiii

4. Atur waktu nyala layar hp anda.
Pengaturannya ada di Setelan hp anda kog. Semakin pendek waktu nyalanya, semakin hemat baterainya.

5. Matikan Lalu lintas data ketika main Game.
Ini bisa mendatangkan dua keuntungan loooh. Yang pertama baterai menjadi hemat. Yang kedua, main game lebih ‘khusuk’ karena tidak ada iklan yang ujug-ujug lewat 😀

6. Jaringan di Edge? Matikan lalu lintas data!
Tidak ada gunanya menyalakan internet di jaringan edge; selain tidak bisa ngapa-ngapain, baterai juga habis disedot. Sabar menunggu, jika jaringan sudah bagus, baru nyalakan lagi internetnya.

7. Notifications aware!
Untuk facebook, twitter, dan jejaring sosial lainnya, sangat sia-sia jika notifikasi muncul tiap ada yang menghubungi anda.

Baterai boros, anda terganggu, anda bisa-bisa dikeroyok teman satu kantor, hehe

Atur notifikasi yang muncul, misalnya setiap tiga jam sekali, dst. Makin lama anda atur notifikasinya, makin hemat baterai Android jadinya.

8. Chat through Whatsapp
Ini bukan sekedar teori : Whatsapp membuat baterai boros! Apalagi jika anda chattingnya kelamaan. Cobalah gunakan platform lain seperti gtalk, misalnya; yang memang lebih baterai friendly 🙂

lagian kalau mo ngobrol lebih lama ya telefon dong! 😀

So,.. that’s it! Semoga Baterai Android anda enggak begitu cepat menguap lagi setelah menerapkan hal-hal di atas.

Btw,.. barangkali ada yang mo nambahin lagi? monggo di komen 🙂

Seperti Instagram-di Android

Sayangnya belum ada aplikasi Instagram di Android. Aplikasi pengedit foto besutan Apple  ini membuat saya iri karena para pengguna iphone terus memamerkan hasil editan foto mereka di twitter.

Saya ingin aplikasi seperti Instagram. Badly.

Saya lalu ke market dan mencoba beberapa jenis aplikasi serupa. Dan setelah beberapa kali trial error, saya akhirnya menemukan satu aplikasi yang ‘pas’ dengan yang saya mau.

Adalah Little Photo, sebuah aplikasi yang sangat membantu untuk melakukan edit photo secara instan. Anda dapat melakukan re touch foto anda dalam berbagai macam jenis, effect dan warna. Hasil foto dapat langsung anda simpan di hp anda untuk kemudian anda pilih sendiri apakah ingin menyimpannya di hp atau langsung di share ke web.

Dan hasilnya juga tak kalah dengan retouch Instagram apple!

LittlePhoto terbagi menjadi dua jenis. Yang pertama yang free, langsung dapat di install di Market. LittlePhoto plugin adalah yang berbayar. Bedanya tentu saja yang berbayar memiliki plugin yang lebih lengkap dan anda dapat lebih puas bereksplorasi mengutak-atik foto anda.

Anda suka? langsung grab di market! 😀

Pulsa Android (3)


Bagaimana cara mendaftar paket pulsa unlimited u/ pengguna kartu As? dan apakah paket itu udh trmasuk paket sms ?

dan semoga keterangan di bawah bisa membantu anda yah 🙂