Lessons from Jaya Setiabudi

Happy August all readers!! dan selamat Idul Fitri 1435 buat semua yang merayakannya. Tak lupa pula Mohon maaf lahir dan batin…. ya.. kali-kali aja saya ada khilaf lewat tulisan saya, baik yang bermaksud ataupun tidak, hehe. When people said words can be sharpen than swords, then please forgive my swords which might cause hurts, or wounds.

So..hari ini saya kembali ngantor, kembali kangen-kangenan dengan pc kantor tercinta, dan kembali googling bacaan-bacaan menarik dikala spare time saya. And guess what; I’ve found this tweet yang sangat menarik dari Jaya Setiabudi, founder of yukbisnis.com yang saya comot dari situs keren startupbisnis.com.

Becoz I hate tulisan yang keputus-putus karena diambil dari penggalan-penggalan tweet, disini saya gabungin supaya enak bacanya. Disertai dengan pesan sponsor bahwa tweet ini bagus bgt dibaca both bagi business owner and employer.

Andaikan orang-orang yang menyetujui outsourcing diterapkan di Indonesia waktu itu paham tentang hal-hal berikut, maka seharusnya ia sangat malu telah menerapkan sistem outsourcing di Indonesia, which has become the most stupid decision our government ever made; sorry to say.

Okaayy.. cukup basa-basinya. Lets go and read from Mr Jaya Setiabudi. Here we go.

 

 

#PengusahaDicinta

Demo karyawan itu, selain HASUTAN pihak ketiga adalah KELEMAHAN KEPEMIMPINAN. Jika semalam saya membahas dari sisi saya sebagai ex-buruh. Saat ini saya sharing dari sisi pengusaha. Ilmu ini saya dapatkan dari alm ayah & kakak ketiga saya. Alhamdulillaah saya memiliki tim yang loyal & totalitas.

Pertama: ANGKA CUKUP.
Ayah sy berpesan, “Kalo kamu jadi bos nanti, jangan bayar karyawanmu dibawah angka kebutuhannya” Hal itu yang selalu saya ingat. Jadi setiap merekrut karyawan, saya akan tanyakan: “Berapa ANGKA CUKUPMU..?” Jika mereka menyebutkan lebih tinggi dari kemampuan saya membayar, saya tak akan menerima (atau menawar). Drpd saya terima, ternyata kebutuhan (atau keinginan) mereka tak tercukupi, maka akan jd bumerang nantinya. Seorang yang senantiasa bersyukur, akan bisa membedakan antara kebutuhan (cukup) & keinginan (harapan). Misal dia minta 3,5 jt, saya hanya mampu 2,5 jt, maka saya lebih memilih u/ tak menawar dan tak menerima. Sebaliknya apabila dia menyebutkan ‘angka cukupnya’ dibawah angka standar sesuai posisi & skill yg saya perlukan, maka saya akan membayar lebih. Ada seorang programmer menyebut ‘angka cukupnya’ 1,5 juta dan saya memberikan 3 jt kepadanya.

Kedua: JANGAN BEKERJA UNTUK PERUSAHAAN atau saya, pasti akan kecewa. “Jika kamu bekerja keras, lembur tanpa gaji tambahan, berjuang u/ memajukan perusahaan, ternyata atasanmu tak menghargai, kecewakah kamu?”, itulah pertanyaan saya kepada tim yang baru masuk. Jika dia bekerja u/ saya atau perusahaan, maka dia akan kecewa saat saya tak menghargainya di kemudian hari. Tapi jika dia bekerja u/ mengasah ketrampilannya, meski lembur tanpa dibayar pun, dia tak akan merasa rugi. Kenapa? Karena dia akan bertumbuh setiap harinya..“Toh jika kemampuanmu bertumbuh dan aku tak menghargaimu, insyaAllah orang/perusahaan lain akan melirikmu.”
”Sebaliknya, jika kamu tidak handal, kerja seenaknya, banyak menuntut, perusahaan mana yg mau terima kamu?” Ada sih yg mau menerima >> PINDAD >> Buat uji sasaran tembak, hehehe..

Ketiga: MANUSIAKAN MANUSIA. Mereka punya rasa, punya hati..saya berani jamin, berapapun gaji buruh dinaikkan, selalu ada ketidakpuasan. Apalagi ada KOMPORNYA.Sebaliknya, di beberapa perusahaan yg masih menggaji pas2an, tapi karyawannya betah dan hepi-hepi saja. Koq bisa? Saya belajar dari ayah dan kakak ketiga saya dalam hal ini. Seperti kisah khalifah Umar bin Khatab,Ayah & kakak saya adalah figur pemimpin empati yg ‘blusukan’, membaur bersama pekerja. Saat ayah sy bekerja di pabrik kayu, dia mengembalikan mobil fasilitas kantor & memilih jalan kaki atau Pinjam sepeda satpam untuk pulang ke rumah kontrakan.Saya bertanya, “Kenapa papah balikin mobil dinasnya?”. #PengusahaDicinta Ayah saya menjawab, “Lha mrk (buruh) masih dibayar dibawah UMR, koq papah baru join perusahaan, udah naik mobil sedan. pasti mereka akan cemburu dan papah susah membaurnya.” Mrk berdua kerap membawa makanan & minuman saat pekerja lembur atau menengok & membantu ‘buruh’ yg sedang sakit. Tak seberapa jika dibandingkan kenaikan gaji, tapi efek emosionalnya luar biasa. Hal itu membuahkan hasil. Saat seluruh pabrik di lingkungan industri kakak saya pada demo, hanya buruh di pabrik kakak saya yg tak ikutan demo. Pekerja pun sangat sungkan dg kebaikan kakak saya.

Semoga saya dapat meneladani mereka, menjadi #PengusahaDicinta , bukan karena saya menaikkan gaji mereka.. >> Matre 😀

Semoga para pengusaha yg kena demo merenungkan hal itu. Tapi ‘buruh’ juga baca twit saya kemarin #DemoBuruh.

Sekian.. #PengusahaDicinta

 

Reksadana di BNI

 

logo-reksadana-frontpage

Setelah beberapa bulan maju mundur tanya tanya dan banyak membaca tentang Reksadana, Akhirnya di bulan Januari kemarin saya berhasil mewujudkan keinginan untuk membeli satu macam reksadana.

Awalnya, saya yang sangat awam ini bingung memutuskan hendak kemana uang saya yang sangat sedikit sekali ini gw investasikan.

Deposito atau Tabungan jelas bukan pilihan, karena everybody knows kalau suku bunganya kalah tertinggal dibanding pertumbuhan inflasi per tahun. Jadi uang di tabungan klo bisa cuma buat blanja kebutuhan hidup sadja.

Kalau selama ini saya berinvestasi dalam bentuk emas batangan, tapi berhubung ingat pesan Pak Markowitz untuk tidak menaruh banyak telur di keranjang yang sama, jadilah saya mencari alternatif lain selain emas.

Dan saya (serta hampir seluruh masyarakat Indonesia followernya @mrshananto) sepertinya jadi tertarik berinvestasi di reksadana sebagai pilihan diversifikasi (gayanya udah kayag banyak duit ya, hahaha), yang tidak hanya aman, tapi juga menguntungkan..

finally, on one fine day, gw beranikan diri ke BNI.

kenapa BNI?

alasan simpel karena tabungan saya di situ, dan gaji saya juga masuk rek disitu.

Saya juga ga suka ribet, maunya ya kalo sekali ke BNI bisa narik, nyetor, sekaligus beli dan urus reksadana.

tapi sebelum buka RD di BNI, saya sebenernya agak2 minder. Ini karena ketika saya pelajari syarat2 buka RD BNI melalui bni.co.id, dituliskan kalau saya harus menyetor sedikitnya Rp10 juta sebagai pembelian awal.

Hmm agak berat bagi saya sodara sodara…

tapi terus saya pikir gapapalah kalau saya tanya2 dulu langsung ke kantornya BNI, toh kalaupun emang maksa banget harus 10 juta ga ada yang bisa ngelarang saya untuk balik badan  dan menunda dulu beli RD nya kan? hehehe

Jadilah akhirnya nekat ke BNI juga.

Sampe di BNI, tanya satpam, ternyata untuk buka RD saya harus ke ruang Emerald. Soo saya ke Emerald, dengan hati sedikit dag dig dug, dan sangat minder kalo inget saldo di tabungan yg sebenernya malu-maluin untuk masuk ke Emerald.

tapi untungnya rasa penasaran saya lebih besar dari rasa minder saya, jadi masuklah saya ke Emerald, dan langsung ditemui oleh Mbak Relationship Manager yang kaget ngeliat saya kepikiran mo buka RD padahal masih single katanya.

gak tau mbaknya kalo buntut saya udah dua. hahahaha

Dan saya dengan polosnya ngomong sama RMnya kalo ini pertama kalinya saya beli RD, dan pengetahuan saya tentang RD cuma sebatas yang saya baca aja.

Baca iya, ngerti kagak.

untungnya RMnya baik hati, beliau lalu menjelaskan RD dari awal sambil sesekali saya ngangguk2 gitu mencoba banget untuk bisa ngerti semua penjelasan beliau; padahal iya ngerti sik, tapi masih banyak ga ngertinya juga.. hahahaha

jadi.. karena udah kepalang basah, mending kecebur sekalian.

Saya putuskan langsung beli RD nya. Saya pilih salah satu produk Reksadana Saham yang i feel good about the prospek in the future (ceritanya bisa ngeramal.. haha)

dan Alhamdulilah, belinya ga harus 10 juta kog.

Saya beli tidak 10 juta.

Saya beli jauh kurangnya dari angka 10 juta.

dan di BNI kita bisa memilih untuk pilih produk yang berkala (berarti kita bisa nambahin tiap bulan, potong langsung otomatis dari rek kita), ini yang saya pilih.

atau yang tidak berkala (setor sekali terus bisa ditambah kapan aja kita mau, ga ditambah juga gpp).

Saya mengisi beberapa formulir standar kalo kita buka produk bank, tanda tangan tanda tangan..

dan tanaaaa! sudah selesai.

Berhubung gw beli produknya Schroder, Mbak RMnya bilang laporan perkembangan investasi kita nanti akan dikirimkan ke alamat rumah setiap sebulan sekali oleh Bank Kustodiannya (dalam hal ini Citibank) atau sama Schrodernya sendiri.

senangnyaaaaaa (^_^)

Jadi saya rekap yaa… tips buat yang mau beli RD di BNI :

1. Ketika ke bank semestinya sudah tau mau pilih reksadana jenis apa. Apakah Pasar Uang, Pendapatan Tetap, Campuran atau Saham. Silahkan gugling dulu.. baca2 infovesta.com atau baca rudiyanto.blog.kontan.co.id… sangat membantu! (^_^)

2. Lebih baik lagi kalau sudah tau produk Reksadana mana yang bakal kita pilih. Apakah Schroder atau Batavia, atau NISP…
kalau masih bingung pun juga gpp (kayag saya yang ngaku ke RMnya kalo masih buta tentang RD)..
Dan dengan keren mbak RM BNI itu mau menjelaskan produk-produk Reksadana beserta prospektusnya. Service Excellent deh BNI! (^_^)

3. Jangan lupa bawa KTP sama NPWP ya, karena akan difotokopi untuk identitas.

4. Kalau sudah punya rek BNI, sebaiknya bawa buku tabungan. Kalau belum jadi nasabah, biasanya disuruh buka tabungan dulu.. baru buka RD.

5. Tiap orang lain kebutuhan investasinya. Saya memilih Rd saham yg berkala.. kenapa?
alasannya pertama..karena Reksadana Saham adalah RD yg efektif sebagai investasi jangka panjang (> 5 tahun)..secara anak masih kecil2.. ya gapapalah kalau uang lama mengendap di RD daripada di tabungan atau deposito..
Kedua, Konon RD ini memberi return yang paling tinggi diantara jenis reksadana lainnya, tapi tentu saja resikonya juga tinggi..
Karena resiko tinggi inilah saya memperhatikan produk RD yang saya pilih dibangun oleh komposisi saham apa? Dan saya mengambil aman dengan produk RD yg terdiri dari saham BRI, BNI, Mandiri, BCA, Astra, Unilever dll.
Ketiga saya pilih sistem berkala itung-itung sebagai ganti menabung setiap bulannya..jadi nabungnya ga di rek Bank lagi.. tapi di RD saja..

6. Naaah.. Kalau ingin ‘memantau’ perkembangan produk produk reksadana, bisa baca di infovesta.com dan juga koran kontan. Dua media ini Pemula Friendly.. Insya Allah mudah dicerna walaupun kita pemula yang baru invest di RD..

So, itu aja cerita tentang pembelian reksadana pertama saya,

Bagi yang masih ragu-ragu invest di Reksadana, saya rasa ga ada salahnya dicoba ya.. invest kecil2an dulu, sekalian belajar mengenal cara kerja RD ini..

karena beneran, setelah beli RD mau ga mau saya banyak belajar, banyak guugling, hal2 yg berkenaan dengan RD seperti NAB, UP dll..

Okeeeiii semoga bermanfaat yaa (^_^)

Movie Review : Gravity — Spoiler Alert

https://i2.wp.com/i.space.com/images/i/000/031/137/i02/gravity-movie-poster-closeup.jpg

Jujur aja, pemicu utama gw kepingin menonton film ini adalah Sandra Bullocknya. I just love Sandra and her acting. Nama George Clooney juga menjadi penarik karena gw berfikir film ini seharusnya bagus karena yang main juga dua nama besar di perfilman Hollywod. Jadi tanpa melihat trailer dan membaca review terlebih dulu, saya dan teman-teman memutuskan untuk nonton Gravity sebagai farewell party sabtu terakhir bagi saya menjalani cuti melahirkan 3 bulan yang terasa seperti 3 hari itu.

Sooooo….Gw  akan menulis berdasarkan poin, dan sebagai peringatan, tulisan ini benar-benar penuh dengan Spoiler. Jadi bagi yang pingin baca review tapi gak mau kena spoiler, monggo go ahead balik kanan grak, karena gw selain mereview juga akan membocorkan sebagian besar ceritanya. Are we deal for this? Good.

So lets start some review points about Gravity.

  1. View pertama di film ini sangat memukau (gw sarankan nonton yang 3D ya) View nya langsung berada di ruang hampa udara tanpa batasan, yak. Di luar angkasa. Bumi terlihat sepertiganya dengan warna yang sangat-sangat-sangat indah. Penonton serasa benar-benar berada di luar angkasa. Menurut gw feelnya dapet.
  2. Film langsung dimulai dengan percakapan tiga orang astronot (yang sedang berada di luar space shuttle nya; satu orang teknisi, satu orang dokter yang sedang mengerjakan sesuatu (SandraBullock) dan satu orang yang muter-muter ga jelas pake jet  (George Clooney) sambil  terus bercerita apapun ke Houston.
  3. Sayangnya, meskipun disuguhi dengan pemandangan luar angkasa dengan tampilan mother earth yang memukau, kita tidak dijelaskan terlebih dahulu tentang keadaan mereka sebelumnya: Sudah berapa hari mereka disana, untuk misi apa, berapa awak yang ada di dalam shuttle, untuk misi apa seorang dokter bisa sampai ke luar angkasa – yang notabene agak aneh, bukankah kalau di luar angkasa hanya mengurusi soal satelit dll? – atau kalaupun memang dia ikut dalam tim sebagai medis, mengapa dia ikut mengutak-atik some equipments – di luar pesawat pula?Hal ini cukup membuat bingung, jadinya diawal-awal, film ini agak membosankan..
  4. Film mulai terasa ‘nendang’ ketika pesawat dihantam rombongan meteor (atau apalah namanya) dan para astronot yang berada di luar pesawat terpental entah kemana.  Sandra Bullock terlempar paling jauh, dengan kondisi oksigen dibawah 10%. Jujur gw mulai frustasi di bagian ini. Berkali-kali gw nyubit lengan temen gw disebelah sambil ngomong : sumpah ini film serem bgt.  Sandra Bullocknya itu loh gimana diaaa?? Dan temen gw dengan kalemnya berkata : tenang mbak, ga bakalan mati lah dia. Kalo dia mati film nya kan abis. -___- Good point. Ini cukup membuat gw tenang.
  5. Here the minuses again. Karena di awal cerita ga diceritain asal muasal dan awal mula mereka disana, penonton tidak merasakan emotional bond antara satu astronot dengan astronot lainnya. sehingga ternyata setelah diketahui bahwa seisi shuttle mati kecuali Sandra Bullock dan George Clooney, penonton tidak merasakan kesedihan. Kecuali jadi tahu ternyata mereka di luar angkasa tidak bertiga melainkan berenam. -__-“. I know, it’s kindda sucks.
  6. And soooo…karena Sandra Bullock dan George Clooneynya tidak mati (obviously), mereka berjuang dengan sekuat tenaga bagaimana caranya agar mereka bisa kembali lagi ke bumi. Dengan kondisi di luar angkasa, tanpa udara dan tarikan gravitasi, shuttle hancur, dan hubungan ke Houston terputus, Usaha Sandra & George untuk kembali ke bumi cukup membuat frustasi penonton dan membuat gw –  untuk pertama kalinya – merasa bersyukur karena gw berada di bumi dan ditarik oleh gravitasi.
  7. Movie goes on with all knick knack unfriendly situation. Mesin pesawat mati. Stasiun luar angkasa kebakaran (yang anehnya ga meledak). Tombol  engine rusak. Engine idup, pesawat nyangkut. Belum lagi ancaman para meteor yang masih wara wiri siap menghantam kapan saja, Aaaggrrrhhh…. mungkin wajar kalau hal ini membuat Sandra Bullock pingin langsung mati aja.
  8. Daaaann .. Setelah hampir satu jam setengah dicekam dengan berbagai kejadian yang bikin frustasi tapi seru, film ini finally berakhir dengan happy ending.

Thanks God =D

Apa film ini ada nilai moralnya? Ada banget.

Yang pasti yang pertama adalah, film ini akan membuat banyak ANAK-ANAK tidak akan ingin menjadi astronot.

Yang Kedua, film ini akan membuat BANYAK ORANG TUA tidak akan mengizinkan anak-anaknya menjadi astronot.

Ketiga, film ini juga akan membuat orang-orang kaya yang sudah membeli tiket liburan ke luar angkasa akan berfikir ulang atau kemungkinan besar membatalkannya. NASA bakal nangis darah.

Muahaahhaa..

Tapi nilai yang paling utama yang gw dapet dalam film ini adalah bahwa di dalam menjalani kehidupan, dengan segala kesulitan dan berbagai cobaan yang menimpa kita, bagaimanapun sulit dan sakitnya, kita harus berjuang sekuat tenaga untuk bisa bangkit lagi karena hidup selalu layak untuk diperjuangkan dan disyukuri, no matter what. (apa gw mulai kedengeran seperti Mario Teguh?) 😛

Maka dengan segala view out of space yang memukau, tampilan 3D yang keren buanget, dan alur cerita yang lumayan, film ini layak mendapat rating 4/5 dari gw. Eh, anak-anak juga oke nonton film ini loh, karena ga ada adegan dewasanya sama sekali!

Oke yaaa.. selamat menonton buat yang mau nonton deh ^___^

Post of This Month : Bayi yang Lahir di Dalam Ka’bah

By the time saya memposting tulisan ini, maka Ramadhan sudah memasuki hari ke 6. Alhamdulillah, masih bisa dipertemukan dengan bulan yang suci penuh barakah tahun ini, meskipun saya tidak bisa melaksanakan ibadah puasa karena keadaan yang tengah mengandung 8 bulan.

Mengapa? Bukankah ibu hamil diperbolehkan berpuasa?

Betul sekali. Saya sudah berniat akan melaksanakan puasa meskipun tengah hamil 8 bulan tahun ini. Namun, informasi medis akhirnya membuat saya mempertimbangkan kembali keputusan saya. Janin saya memiliki berat yang (nyaris) kurang. Maka, karena waktunya sudah dekat (1 bulan lagi menuju hari kelahiran), saya harus ‘mengejar’ berat janin agar dapat lahir dengan range berat normal nantinya.

karena itulah saya lalu memutuskan menunda puasa saya tahun ini; saya yakin Allah memiliki rencana yang baik dengan menggerakkan hati saya untuk beribadah puasa di lain hari nanti 🙂

Okaayy.. enough bubbling bubbler about me (^_^)

Nah, pada suatu hari saya blog walking, saya menemukan tulisan yang bagus ini. sekaligus saya nyatakan bahwa saya menyukai blog ini, karena banyak ilmu tentang Islam yang dapat saya petik. Sangat bermanfaat.

adalah cerita tentang sahabat Nabi Muhammad SAW, Ali Bin Abi Thalib yang sangat saya sukai, dan saya jadikan Post of This Month.

I hope you enjoy reading it like I did (^_^)

———————————————————————————————–

Gambar diambil dari sini

Fathima binti Asad, istri Abu Thalib, dalam keadaan hamil tua datang ke Ka’bah untuk berdoa. Dia memohon agar dapat melahirkan bayinya dengan selamat.

Ketika dia sedang asyik berdoa dekat pintu Ka’bah, tiba-tiba dia terkejut melihat dinding Ka’bah retak dan terbuka lebar. Dinding itu terus terbuka dan semakin melebar sehingga Fathimah binti Asad pun tergerak memasuki Ka’bah melalui celah tersebut. Setelah dia berada di dalam Ka’bah, celah itu pun secara ajaib tertutup kembali sehingga kembali normal seperti semula dan Fathimah tertinggal di dalam Ka’bah.

Sebagian orang yang melihat kejadian tersebut segera menceritakan kepada orang lain apa yang dilihatnya. Orang-orang berdatangan setelah mendengar cerita mereka yang menyaksikan kejadian ajaib tersebut dan ingin melihat keajaiban tersebut. Mereka membawa kunci pintu Ka’bah dan berusaha membukanya. Anehnya lagi, pintu Ka’bah tidak jua dapat dibuka.

Nabi Muhammad Saw yang baru pulang dari sebuah perjalanan, melewati tempat kejadian, di mana banyak orang berkerumun di sekitar Ka’bah. Nabi Saw turun dari untanya dan menghampiri kerumunan orang. Beliau melihat beberapa orang berusaha membuka pintu Ka’bah tapi mengalami kegagalan. Nabi Saw meminta kunci tersebut dan mencoba membukanya. Dengan izin Allah, pintu pun dapat terbuka. Fathimah yang berada di dalam segera keluar dan membawa bayinya yang mungil yang baru saja dilahirkan.

Fathimah binti Asad menyodorkan bayinya ke Nabi, dan Nabi menggendong bayi kecil tersebut. Ketika berada di dalam gendongannya, sang bayi membuka matanya. Matanya yang jernih dan berkilat-kilat itu menatap wajah sang Nabi. Wajah Nabi Saw-lah yang pertama kali dilihatnya ketika pertama-tama dia membuka matanya. Dan bayi inilah yang kelak senantiasa membela Nabi Saw. Ibu sang bayi, Fathimah binti Asad, menamai bayinya Haydar (Singa), sementara Nabi Saw menamai bayi tersebut dengan nama ‘Ali (salah satu dari Asma al-Husna: Yang Maha Tinggi) 1]. Imam Ali bin Abi Thalib adalah satu-satunya orang yang pernah lahir di dalam Ka’bah. Di dalam syair-syairnya, Imam Ali sering menyebut dirinya dengan sebutan putra Ka’bah!

Laa hawla wa laa quwwata illa billah.

Catatan Kaki :
1. Nama ‘Ali yang diberikan Rasulullah Saw ini merupakan fakta sejarah yang meruntuhkan hadis yang sering digunakan kaum Wahabi untuk mewajibkan seseorang menggunakan kata “’Abd” untuk digandengkan dengan nama-nama Allah, seperti Rahman menjadi Abdur Rahman. Jika benar hadis Wahabi itu maka sudah pastilah Nabi akan menggandengkan kata ‘Ali dengan Abdul-‘Ali, tetapi sampai Rasulullah Saw wafat, tidak kita jumpai satu riwayat pun bahwa beliau mengubah nama ‘Ali menjadi Abdul ‘Ali. Dari fakta sejarah ini, kita mendapat pelajaran agar selalu meneliti berbagai hadis yang kita terima, terutama dari kaum Wahabi.

 

 

 

Stand Up Comedy Festival Indonesia

Semalem, saya terbangun lagi tengah malam (yaaa.. ini mulai jadi kebiasaan buruk… ) 😦

Dan kebetulan liat Metro TV lagi ada stand up comedy. Di akhir acara, sang pembawa acara (lupa euy siapa namanya) mengingatkan bagi pencinta Stand Up Comedy di Indonesia, bakal ada acara Stand Up Comedy Festival!

Jadi ceritanya para comic Indonesia bakal berkumpul di acara ini dan menampilkan stand up comedy dengan ciri khas mereka masing-masing. Seruuuuu banget pastinya ya??

Untuk Info lebih lanjut silahkan lihat di bawah ini…..! (^_^)v

BBM ada di Android dan iOS

Breaking News ! ^_^

Gambar diambil dari sini

ORLANDO, KOMPAS.com — Sebuah “kejutan” disampaikan BlackBerry dalam BlackBerry Live 2013 di Orlando, AS, pada Selasa (14/5/2013). Layanan “jagoan” mereka, BlackBerry Messenger (BBM), akan tersedia untuk Android dan iOS.

CEO BlackBerry, Thorsten Heins, mengatakan, BBM untuk platform lain akan tersedia pertengahan tahun ini untuk perangkat iPhone (iOS 6 ke atas) dan Android (Ice Cream Sandwich).

“Ini merupakan pernyataan percaya diri kami bahwa platform BlackBerry 10 sudah cukup bagus sehingga BBM bisa disebarkan ke sistem lain,” ujar Heins.

Pada awalnya, BBM di Android dan iOS akan memliki fitur standar seperti pengiriman pesan dan Group. Namun, Heins berjanji fitur yang lebih lanjut juga akan hadir. Hal itu termasuk, ujarnya, BBM Video, Voice, dan Screen Share.

Rumor akan hadirnya BBM di platform lain, terutama Android, memang sudah terdengar sejak 2012. Akhirnya, di gelaran BlackBerry Live 2013, hal ini diresmikan.

“Kami membuat platform BBM lebih kuat dari sebelumnya,” ujar Heins.

Di acara yang sama, BlackBerry juga mengumumkan fitur baru BBM Channel yang sedang dalam tahap Beta (uji coba).

Fitur BBM Channel akan memungkinkan terbentuknya komunitas berbasis BBM. Nantinya BBM Channel akan dimanfaatkan brand atau selebriti.

———————————

Ketika bangun tadi pagi, saya membaca twitter dan ada berita ini dari kompas.com

Excited ? you bet.

Bisa dibilang menyatunya BBM ke android dan iOS merupakan mimpi sebagian besar pengguna gadget. Apalagi di Indonesia yang masyarakatnya sudah sangat Blackberry oriented.

You Know? rasanya kalau pengguna gadget di Indonesia belum pernah menggunakan BB rasanya you are so out of date.

Terutama yang membuat sebal itu adalah pertanyaan ‘wajib’ kalau ketemu teman lama atau teman satu kantor ‘PIN BB nya berapa?’ dan kalau kita jawab ‘maaf saya ga punya blackbery…’ sang teman akan berkata ‘masa sih?’ atau jawaban simple mengecewakan seperti ‘oh..’

Sebelum munculnya messenger antar platform seperti line, we chat, kakao talk, saya, sebagai pengguna Android dengan gagah berani mengandalkan Gtalk.

Tapi teman-teman saya pengguna BB, selalu menolak kalau saya minta mengunduh gtalk di BB mereka. Mulai dari alesan ‘yang pake ga banyak’, ‘nanti BB ku berat’ dan beragam alasan lainnya yang membuat saya sedikit terhambat dalam berkomunikasi melalui messenger.

Akhirnya demi persatuan dan kesatuan kantor itulah saya  memutuskan membeli Blackberry tahun lalu (iya, saya baru punya BB di tahun 2012 sodara-sodara!) setelah bertahan dengan symbian dan android dari awal kemunculannya.

Dan setelah menggunakan BB saya lebih banyak merasa kecewa daripada puasnya.

oke, saya memang sangat bisa mengandalkan BBM untuk urusan chatting dengan teman-teman. namun untuk urusan lainnya seperti main game, browsing dan hal lain-lainnya, BB memiliki keterbatasan yang jauuuuuh dibandingkan android.

dan belum lagi masalah hang-nya itu. karena terbiasa punya aplikasi banyak di andro, pada mulanya saya juga mengunduh berbagai aplikasi untuk BB saya. tapi bisa ditebak, BB menjadi lemot, kemudian hang, sehingga harus saya restart ulang mlulu.

Ujung-ujungnya saya sangat selektif memilih aplikasi di BB. Saya menjadi mengerti alasan pengguna BB lainnya dengan ungkapan “nanti BB saya berat” *sigh*

belum lagi pilihan aplikasi yang terbatas. untuk Twitter misalnya, di BB cuma ada 3 aplikasi yang memuaskan : Twitter for Android, Tweetcaster dan Ubertwitter.

Bandingkan dengan Andro yang sampe bikin penggunanya bingung saking buannyaknya aplikasi buat twitter.

Itu baru twitter loh, belum aplikasi-aplikasi lainnya yang tidak usah saya sebutkan satu persatu.

Bagaimana Kedepannya Blackberry?

Entah apa pertimbangan Blackberry untuk melakukan hal ini, yang pasti menurut saya sebagai pengguna gadget hal ini merupakan langkah yang sangat besar resikonya. Berlawanan dengan tulisan saya yang ini, yang saya buat sebelum saya menggunakan Blackberry.

Bayangkan, BB hanya mengandalkan BBM sebagai nilai jualnya.

Jika kita telah mendapatkan BBM di Android dan iOS buat apa susah-susah menggunakan BB dengan segala keterbatasannya?

bukannya lebih baik menggunakan Android dengan segala aplikasinya yang fun?

bukannya lebih baik menggunakan iOS dengan segala keesklusifannya yang menyenangkan?

Dan jujur saja, Jika memang hal ini kesampean, adanya BBM di Android dan iOS, maka saya mulai kepikiran untuk menjual BB saya dan kembali lagi ke ponsel Android.

Tapi itu saya loh ya, dan pendapat saya bisa jadi bukan pendapat orang kebanyakan, hehe

Ataukah iya?

Beware Blackberry. I smell the tendency like Nokia has coming nearer….

Warren Buffet : The Wise Advice

Tiap bulan di Toelanksingo saya akan menyisipkan, atau bahasa lainnya copy paste artikel atau tulisan di blog yang saya anggap menarik.

and here is the favorite post of this month ^_^ Read On!

————————————————————————————-

gambar diambil dari sini

PLASADANA.COM – Siapa tak kenal Warren Buffet? Investor berusia 82 tahun ini adalah orang terkaya di dunia versi majalah Forbes dengan nilai aset US$ 53,5 miliar. Sebagai seorang kepala eksekutif (CEO), Buffet mendapat gaji US$ 100 ribu per tahun.

Dengan pencapaian tersebut, Buffet tentu banyak makan asam garam dalam menjalani karir dan mengelola perusahaan. Dia pun tentu mengetahui cara paling optimal untuk memanfaatkan potensi setiap bawahannya. Sebagai seorang eksekutif, Buffet pasti memiliki ekspektasi tertentu terhadap karyawannya.

Saat berbicara sebagai mentor dalam acara Office Hours Session with Levo League, Buffet membagi tips dan pengalaman personal tentang cara meniti karir. Pemilik firma investasi Berkshire Hathaway ini membagi beberapa kiat. Berikut diantaranya.

1. Temukan gairah dan minat Anda
Buffet mengatakan seorang profesional harus bisa menemukan karir yang pas untuk dirinya. Terkadang, hal ini mengesampingkan gaji atau kompensasi yang bakal diterima. Namun hal tersebut bisa terbayar jika seseorang menghasilkan produk berkualitas, karena memiliki minat yang besar untuk menciptakannya.

2. Berkomunikasi secara efektif
Buffet mengaku pernah minder dan trauma saat harus berbicara di depan umum. Hal ini terjadi bahkan ketika dia sudah menyabet gelar MBA! Namun Buffet tak berkecil hati dan mengambil kursus public speaking sehingga kekurangan ini bisa diatasi. “Caranya sederhana, berkomunikasilah secara efektif.”

3. Memahami perilaku orang lain
Seorang profesional dituntut untuk bisa memahami perilaku dan sikap orang lain, baik itu bos, klien maupun rekan sekerja. Dengan demikian orientasi kinerja seorang profesional akan lebih terarah.

4. Belajar untuk mengatakan tidak
Hal ini berlaku untuk perbuatan yang tidak baik dan menyia-nyiakan waktu. Katakan tidak untuk hal mengganggu produktifitas.

5. Jangan bekerja dalam lingkungan yang tidak adil
Seseorang hanya bisa bersikap profesional jika berada di lingkungan kerja yang profesional. Termasuk dalam hal tunjangan, gaji dan kompensasi lainnya. Buffet pun menyarankan setiap profesional untuk memilih tempat kerja yang bisa menampung minat, bakat serta memberi imbal balik yang sepadan.

Penulis: Peppy Ramadhyaz