Lessons from Jaya Setiabudi

Happy August all readers!! dan selamat Idul Fitri 1435 buat semua yang merayakannya. Tak lupa pula Mohon maaf lahir dan batin…. ya.. kali-kali aja saya ada khilaf lewat tulisan saya, baik yang bermaksud ataupun tidak, hehe. When people said words can be sharpen than swords, then please forgive my swords which might cause hurts, or wounds.

So..hari ini saya kembali ngantor, kembali kangen-kangenan dengan pc kantor tercinta, dan kembali googling bacaan-bacaan menarik dikala spare time saya. And guess what; I’ve found this tweet yang sangat menarik dari Jaya Setiabudi, founder of yukbisnis.com yang saya comot dari situs keren startupbisnis.com.

Becoz I hate tulisan yang keputus-putus karena diambil dari penggalan-penggalan tweet, disini saya gabungin supaya enak bacanya. Disertai dengan pesan sponsor bahwa tweet ini bagus bgt dibaca both bagi business owner and employer.

Andaikan orang-orang yang menyetujui outsourcing diterapkan di Indonesia waktu itu paham tentang hal-hal berikut, maka seharusnya ia sangat malu telah menerapkan sistem outsourcing di Indonesia, which has become the most stupid decision our government ever made; sorry to say.

Okaayy.. cukup basa-basinya. Lets go and read from Mr Jaya Setiabudi. Here we go.

 

 

#PengusahaDicinta

Demo karyawan itu, selain HASUTAN pihak ketiga adalah KELEMAHAN KEPEMIMPINAN. Jika semalam saya membahas dari sisi saya sebagai ex-buruh. Saat ini saya sharing dari sisi pengusaha. Ilmu ini saya dapatkan dari alm ayah & kakak ketiga saya. Alhamdulillaah saya memiliki tim yang loyal & totalitas.

Pertama: ANGKA CUKUP.
Ayah sy berpesan, “Kalo kamu jadi bos nanti, jangan bayar karyawanmu dibawah angka kebutuhannya” Hal itu yang selalu saya ingat. Jadi setiap merekrut karyawan, saya akan tanyakan: “Berapa ANGKA CUKUPMU..?” Jika mereka menyebutkan lebih tinggi dari kemampuan saya membayar, saya tak akan menerima (atau menawar). Drpd saya terima, ternyata kebutuhan (atau keinginan) mereka tak tercukupi, maka akan jd bumerang nantinya. Seorang yang senantiasa bersyukur, akan bisa membedakan antara kebutuhan (cukup) & keinginan (harapan). Misal dia minta 3,5 jt, saya hanya mampu 2,5 jt, maka saya lebih memilih u/ tak menawar dan tak menerima. Sebaliknya apabila dia menyebutkan ‘angka cukupnya’ dibawah angka standar sesuai posisi & skill yg saya perlukan, maka saya akan membayar lebih. Ada seorang programmer menyebut ‘angka cukupnya’ 1,5 juta dan saya memberikan 3 jt kepadanya.

Kedua: JANGAN BEKERJA UNTUK PERUSAHAAN atau saya, pasti akan kecewa. “Jika kamu bekerja keras, lembur tanpa gaji tambahan, berjuang u/ memajukan perusahaan, ternyata atasanmu tak menghargai, kecewakah kamu?”, itulah pertanyaan saya kepada tim yang baru masuk. Jika dia bekerja u/ saya atau perusahaan, maka dia akan kecewa saat saya tak menghargainya di kemudian hari. Tapi jika dia bekerja u/ mengasah ketrampilannya, meski lembur tanpa dibayar pun, dia tak akan merasa rugi. Kenapa? Karena dia akan bertumbuh setiap harinya..“Toh jika kemampuanmu bertumbuh dan aku tak menghargaimu, insyaAllah orang/perusahaan lain akan melirikmu.”
”Sebaliknya, jika kamu tidak handal, kerja seenaknya, banyak menuntut, perusahaan mana yg mau terima kamu?” Ada sih yg mau menerima >> PINDAD >> Buat uji sasaran tembak, hehehe..

Ketiga: MANUSIAKAN MANUSIA. Mereka punya rasa, punya hati..saya berani jamin, berapapun gaji buruh dinaikkan, selalu ada ketidakpuasan. Apalagi ada KOMPORNYA.Sebaliknya, di beberapa perusahaan yg masih menggaji pas2an, tapi karyawannya betah dan hepi-hepi saja. Koq bisa? Saya belajar dari ayah dan kakak ketiga saya dalam hal ini. Seperti kisah khalifah Umar bin Khatab,Ayah & kakak saya adalah figur pemimpin empati yg ‘blusukan’, membaur bersama pekerja. Saat ayah sy bekerja di pabrik kayu, dia mengembalikan mobil fasilitas kantor & memilih jalan kaki atau Pinjam sepeda satpam untuk pulang ke rumah kontrakan.Saya bertanya, “Kenapa papah balikin mobil dinasnya?”. #PengusahaDicinta Ayah saya menjawab, “Lha mrk (buruh) masih dibayar dibawah UMR, koq papah baru join perusahaan, udah naik mobil sedan. pasti mereka akan cemburu dan papah susah membaurnya.” Mrk berdua kerap membawa makanan & minuman saat pekerja lembur atau menengok & membantu ‘buruh’ yg sedang sakit. Tak seberapa jika dibandingkan kenaikan gaji, tapi efek emosionalnya luar biasa. Hal itu membuahkan hasil. Saat seluruh pabrik di lingkungan industri kakak saya pada demo, hanya buruh di pabrik kakak saya yg tak ikutan demo. Pekerja pun sangat sungkan dg kebaikan kakak saya.

Semoga saya dapat meneladani mereka, menjadi #PengusahaDicinta , bukan karena saya menaikkan gaji mereka.. >> Matre 😀

Semoga para pengusaha yg kena demo merenungkan hal itu. Tapi ‘buruh’ juga baca twit saya kemarin #DemoBuruh.

Sekian.. #PengusahaDicinta

 

Advertisements

Tips Download Tanpa IDM

Saya pernah cerita kalau netbook saya harus diinstall ulang gara-gara virus di post yang ini?

sekarang IDM nya yang bermasalah dan ga bisa dipake 😦

tapi ada posting yang menarik dari sini, yang bisa membantu donlot tanpa harus pake IDM. Here we go!

1. buka halaman file yg mo di donlot

2. tekan ctrl+alt+shift secara bersamaan

3. terus klik link yang mo di donlot

selesaaaaiiiii!

jadi ga pusing lagi kalo mo donlot tanpa IDM.. hehehe

Selamat mencoba ya (^_^)v

Warren Buffet : The Wise Advice

Tiap bulan di Toelanksingo saya akan menyisipkan, atau bahasa lainnya copy paste artikel atau tulisan di blog yang saya anggap menarik.

and here is the favorite post of this month ^_^ Read On!

————————————————————————————-

gambar diambil dari sini

PLASADANA.COM – Siapa tak kenal Warren Buffet? Investor berusia 82 tahun ini adalah orang terkaya di dunia versi majalah Forbes dengan nilai aset US$ 53,5 miliar. Sebagai seorang kepala eksekutif (CEO), Buffet mendapat gaji US$ 100 ribu per tahun.

Dengan pencapaian tersebut, Buffet tentu banyak makan asam garam dalam menjalani karir dan mengelola perusahaan. Dia pun tentu mengetahui cara paling optimal untuk memanfaatkan potensi setiap bawahannya. Sebagai seorang eksekutif, Buffet pasti memiliki ekspektasi tertentu terhadap karyawannya.

Saat berbicara sebagai mentor dalam acara Office Hours Session with Levo League, Buffet membagi tips dan pengalaman personal tentang cara meniti karir. Pemilik firma investasi Berkshire Hathaway ini membagi beberapa kiat. Berikut diantaranya.

1. Temukan gairah dan minat Anda
Buffet mengatakan seorang profesional harus bisa menemukan karir yang pas untuk dirinya. Terkadang, hal ini mengesampingkan gaji atau kompensasi yang bakal diterima. Namun hal tersebut bisa terbayar jika seseorang menghasilkan produk berkualitas, karena memiliki minat yang besar untuk menciptakannya.

2. Berkomunikasi secara efektif
Buffet mengaku pernah minder dan trauma saat harus berbicara di depan umum. Hal ini terjadi bahkan ketika dia sudah menyabet gelar MBA! Namun Buffet tak berkecil hati dan mengambil kursus public speaking sehingga kekurangan ini bisa diatasi. “Caranya sederhana, berkomunikasilah secara efektif.”

3. Memahami perilaku orang lain
Seorang profesional dituntut untuk bisa memahami perilaku dan sikap orang lain, baik itu bos, klien maupun rekan sekerja. Dengan demikian orientasi kinerja seorang profesional akan lebih terarah.

4. Belajar untuk mengatakan tidak
Hal ini berlaku untuk perbuatan yang tidak baik dan menyia-nyiakan waktu. Katakan tidak untuk hal mengganggu produktifitas.

5. Jangan bekerja dalam lingkungan yang tidak adil
Seseorang hanya bisa bersikap profesional jika berada di lingkungan kerja yang profesional. Termasuk dalam hal tunjangan, gaji dan kompensasi lainnya. Buffet pun menyarankan setiap profesional untuk memilih tempat kerja yang bisa menampung minat, bakat serta memberi imbal balik yang sepadan.

Penulis: Peppy Ramadhyaz

Tips Hemat Pulsa Tab Android

Saya ingin menggunakan tablet android dengan nyaman, namun tetap hemat. bisa?

1. Saya lebih suka menggunakan tablet seperti layaknya komputer mobile. Tab hanya saya gunakan untuk kegiatan-yang ponsel saya tidak cukup efektif untuk melakukannya. Saya mengetik, mengedit gambar, browsing, membaca majalah dari tab. Namun untuk masalah komunikasi saya tetap mengandalkan ponsel, sehingga tablet tidak harus selalu standby.

Tab bukan ponsel. Meskipun fitur tab memungkinkan demikian, namun, saya bisa lebih menghemat pulsa dengan cara ini. Jadi, cara nomor #1 Tablet saya matikan ketika tidak digunakan.

2. Berdayakan Plane Mode

Pengguna Android mengerti bahwasanya banyak aplikasi yang masih suka ‘berfikir’ di belakang layar. Meskipun tidak digunakan, aplikasi tertentu masih akan secara aktif menerima data-dan sedikit banyak menghabiskan pulsa.

Saya ingin tab berhenti melakukan aktivitas tersebut ketika tidak digunakan sehingga saya tidak kecolongan pulsa.

#2 Matikan tab ketika tidak digunakan, dan jangan lupa matikan lalu-lintas datanya. Jika ingin lebih ringkas, ubah mode tablet ke phone mode sebelum dimatikan. Sehingga ketika tablet dalam posisis mati, lalu lintas datapun berhenti.

Dengan cara di atas, saya cukup bisa menghemat pulsa dan kuota. Untuk 1GB yang biasanya habis dalam satu minggu, sekarang bisa efektif saya gunakan dalam 2 minggu.

Lumayan 🙂

Ada yang bisa menambahkan?

Benarkah Android boros pulsa?

Banyak keluhan terdengar dari para pengguna yang baru menggunakan android bahwa hp android boros pulsa. benarkah?

secara logika memang wajar bila mahal, karena untuk digunakan secara maksimal, android haruslah selalu terhubung dengan jaringan internet.

belum lagi update otomatis aplikasi aplikasi android yg terjadi di belakang layar, maka jangan heran jika pulsa telefon anda tiba tiba membengkak, atau bagi pengguna pra bayar, pulsa sangat cepat sekali menguap. Lalu bagaimana cara mengatasinya?

sebenarnya di tiap tiap hp android ada pengaturan untuk lalu lintas data internet yang bisa di on off kan.

lJika anda ingin hemat pulsa, off kan saja lalu lintas datanya. Jika ingin browsing baru anda on kan lagi. Kekurangannya, hp anda dapat digunakan, tetapi kurang maksimal, mengingat keunggulan android justru pada jaringan internetnya.

Pada dasarnya besarnya pulsa pada penggunaan hp android sama dengan penggunaan pulsa bb, namun belum ada penjualan bundling pulsa untuk android.Sehingga para pengguna android banyak yang menyarankan untuk penggunaan pulsa internet yang unlimited. Dengan pulsa unlimited, hp anda akan berfungsi maksimal, tanpa harus was was memikirkan pulsa.

Tiap tiap operator sekarang memiliki layanan pulsa internet unlimited. Tetapi tentu saja harga tiap tiap operator berbanding lurus dengan kualitas jaringan yang didapatkan.
Kembali kepada anda untuk memilih. 🙂

Mengatasi grogi akut ala saya

Saya adalah salah satu makhluk di dunia yang sangat grogian. Terlebih-lebih jika saya harus tampil di depan banyak orang. Rasanya ingin langsung sembunyi di bawah kasur!

Tetapi kemudian, mau tak mau saya tak perduli pada grogi. Mengapa? Ini dikarenakan Oleh Atasan saya, Rekan-rekan Kerja, serta Institusi tempat saya bekerja. Mereka tidak tahu dan tidak mau tahu bila saya punya grogi. Jadilah, pada beberapa kesempatan saya diminta menjadi MC, dan yang lebih parah lagi, di satu kesempatan, saya harus bernyanyi di depan tamu-tamu ketika acara makan siang berlangsung di kantor saya.

Grogi? rasanya ingin mati!

Lalu saya belajar. Saya ingin grogi tidak terlalu menguasai ketika saya harus tampil maksimal. Grogi membatasi saya. Itu pasti. Padahal saya bisa melakukan dengan lebih baik jika tidak grogi. Jadi saya mencoba mengatasi grogi dengan membuat tips-tips yang saya rangkum dari berbagai sumber dan menambahkan sendiri berdasarkan pengalaman saya.

MENGATASI GROGI AKUT ala Saya :

    1. Berdoa. Ya, saya percaya untuk membuat segalanya lancar saya harus berdoa dahulu sebelum melakukan sesuatu. Saking gugupnya, suatu kali saya pernah melakukan salat sunat dua rakaat sebelum acara dimulai ^^
    2. Latihan yang cukup. Tidak ada orang yang bisa melakukan sesuatu dengan baik tanpa latihan. Latihan juga membuat kita percaya diri, merasa lebih siap, sehingga rasa grogi dapat kita tekan seminimal mungkin. Bila nyaman, latihan di depan cermin. Bila tidak nyaman, latihan di dalam kamar kosong lalu ciptakan penonton imajiner.
    3. Jangan Menunda-nunda. Segera susun skenario percakapan anda, mintalah print-out susunan acara, tanyakan dengan lengkap siapa pembicara, note speaker dll. Siapkan penampilan anda secermat mungkin. Jangan tunggu sampai hari H anda baru memikirkannya karena ini akan membuat anda panik.
    4. Percaya bahwa anda ahlinya. Bila ditugaskan menjadi MC, anggaplah bahwa anda juga seorang MC professional sekelas Indy Barends atau Rosianna Silalahi atau Tantowi Yahya. Anda ahlinya, dan anda akan menguasai audiens anda dengan baik.
    5. Sisipkan Jokes. Bila acaranya terlalu tegang, carilah celah dimana audiens menjadi rileks. Selalu perhatikan hal-hal yang lucu dari tiap acara. Kemukakan saja secara biasa. Bahwa ada peserta yang mirip artis, atau pembicara/moderator menyukai musik rock and roll dsb. Bagaimanapun bukan Audiens yang mempengaruhi anda, tetapi andalah yang mempengaruhi audiens.
    6. Jangan memaksa diri untuk tampil sempurna. Jika ada kata-kata anda yang tidak sesuai dengan yang anda rencanakan di awal, segera maafkan diri anda, lalu berimprovisasilah. No body’s perfect. Dan anda sedang belajar menuju ke kesempurnaan dengan berani mengemban tugas yang diberikan.
    7. Anda juga tidak akan mati dengan menyanyi atau dengan berbicara di depan umum. Jadi lakukan saja.
    8. Jika dengan grogi anda menjadi kacau dan dapat mempermalukan diri di depan umum, maka buang jauh-jauh grogi anda.
    9. Jika grogi menghambat anda menampilkan yang terbaik dari diri anda, maka grogi mendatangkan kerugian bagi anda. Singkirkan, anda toh tidak memerlukannya.
    10. Hari gini bukan jamannya lagi grogi di depan umum. Dan Masih merasa grogi secara berlebihan bukan merupakan sesuatu yang lucu.

    Hingga saat ini saya masih terus belajar menjadi MC yang baik. Syukurnya, tips-tips di atas sedikit banyak membantu saya untuk mengemban tugas dengan baik hingga acara selesai.

    Lalu bagaimana jika menghindar saja dari tugas-tugas untuk tampil di depan umum? Jadi anda tidak harus mengatasi grogi.

    Nah, nah, jika siasatnya seperti ini, saya justru akan merasa rugi sekali. Karena pengalaman tidak dapat dibeli dengan uang dan tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan tersebut. Pengalaman memberi kita kesempatan untuk berkembang, memperoleh ilmu baru, merasakan hal-hal baru, mengenal orang-orang baru, belajar secara langsung, bahkan dalam banyak hal dapat membuka pintu ke masa depan yang lebih baik. Siapa tahu ? 🙂