Orang Tua, HP, dan Iklan Oreo

hqdefault

gambar diambil dari Youtube

‘Papa.. pilih henpon atau oreo?’
ujar gadis kecil cantik mungil berambut pirang yang sedang makan oreo di depan segelas susu.

‘henpon dong..’
ujar sang papa

‘bisa diputer ga?’ tanya sang gadis kecil sambil memutar oreonya

sang papa pun memutar henponnya

‘bisa dijilat ga?’ tanya sang gadis kecil lagi sambil menjilat oreonya

terlihat ragu-ragu, namun sang papa tetap memaksakan diri untuk menjilat henponnya.

‘bisa dicelupin ga?’ dan sang gadis kecil membenamkan oreonya kedalam susu hingga tercelup setengahnya

sang papa berfikir ragu-ragu….antara tidak ingin melakukan, tapi takut mengecewakan..

akhirnya sang papa tertawa dan si gadis cilik juga

‘kamu menang deh’
ujar sang papa sambil tersenyum lebar.

dan sang gadis cilik tersenyum puas.
——————————————-

Pertama kali saya melihat iklan ini, saya tertawa.

gadis kecil yang cerdas, ia mungkin kesal melihat sang papa hanya berkutat dengan henponnya, sehingga tidak menggubris dirinya.

entah saya berlebihan ataupun tidak, iklan tersebut selain lucu, juga tersirat maksud sarkasmenya.

dan sarkasme tersebut ditujukan kepada kita, para orang tua.

Nowadays, orang tua yang sudah akrab dengan social media, ada yang lebih tahu kegiatan teman-teman di facebook ketimbang kegiatan anak-anak mereka di sekolah.
siapa jalan kemana, siapa sedang menggalaukan apa, siapa yang sedang berulang tahun, Padahal teman-teman tersebut, apa dan bagaimana mereka bukanlah sesuatu yang harus kita urus.

sedangkan anak yang seharusnya kita urus, bisa jadi tak kita ketahui isi kepalanya. bisa jadi tak kita ketahui apa-apa yang dialaminya dalam satu hari itu.

atau begini

orang tua yang terlalu sibuk berdiskusi dengan komunitas sehobi atau seprofesi di facebook.

karena tak bisa facebookan di kantor, ngobrol ngalor ngidul mengenai hobi ini lalu to be continue di rumah. haha hihi ini itu tulis comment dan wall sana sini tau-tau bablas dua jam dan ketika kita ingin mengobrol dengan anak-istri-suami, mereka sudah tidur duluan.

tapi saya juga tidak serta merta mengkambinghitamkan facebook saja; segala jenis social media, mulai dari twitter-path-bbm-google-pinterest-instagram-wordpress-line-wechat- bisa berkonspirasisasi untuk mengalihkan dunia para orang tua sehingga globalisasi dan moralisasi anak-anak kita lalai kita pantau (iya saya mulai terdengar seperti Vicky Prasetyo ya =D)

jadi begini

saya (sedikit banyak) termasuk dalam orang tua seperti yang saya definisikan di atas.

niat hanya membalas mesej, tau-tau ketika saya sadar, saya sedang mengkepo foto orang lain, setengah jam terbuang..

niat hanya melihat timeline, tau-tau ketika saya sadar saya sedang sibuk googling berbagai berita, lima belas menit hilang..

kalau sudah megang henpon, keseringan niat hanyalah niat..

merasa menyesal, saya pun bertekad, jika anak tidur, barulah saya akan berlama-lama facebookan. jika anak-anak tidur, barulah saya akan merambah google dan membaca semua yang ingin saya tahu. jika anak-anak tidur, barulah saya akan tenggelam di dunia maya selama yang saya mau.

Ya terus sounds naif juga kalo ga nyentuh henpon sama sekali ya. maksud saya, its oke untuk bales bbm ketika anak-anak masih bangun-tapi say no untuk ngobrol ngalor-ngidul via bbm ketika sedang family quality time. its oke untuk baca email pendek-tapi no untuk tindak lanjutnya yang harus saat itu juga..

jadi kesimpulannya, menurut batin saya, idealnya begini, pertama :

ketika pasangan saya masih terbangun, saya harus jauh-jauh dari social media kalau enggak mau perhatian saya banyak kesedot kesana.

kedua:

kalau anak-anak bangun, sebisa mungkin juga saya tetap fokus pada mereka. berbagi cerita, membacakan cerita, mengajari angka, mengajari mengaji, mengajari mengenal tuhannya..

karena anak-anak itu amanah Allah

dan terkutuklah orang tua yang sudah seharian sibuk bekerja, ketika di rumah pun anak-anaknya harus kembali kalah bersaing dengan social media!

jangan sampai social media mendekatkan yang jauh
namun menjauhkan yang dekat,

karena suatu hari, ketika kita sadar,

kita tak mau yang terasa hanya sesal.

Advertisements

Pilih Android atau Blackbery?

Beberapa hari ini saya bingung. Saya ingin menukar Samsung star saya yang sudah jebot itu dengan hp yang baru (ya. samsung saya sudah pernah tenggelam di westafel selama beberapa menit dan langsung total shutdown)

Sebabnya saya bingung bukan karena uangnya kurang (ya,.. itu juga sih,.. hehe) tapi karena saya bingung mo nentuin yang mana. Android atau Blackberry?

Seminggu yang lalu saya dengan yakinnya akan memilih BB, tetapi setelah saya hitung2 cost yang harus di keluarkan tiap bulan untuk provider saya (Halo) ternyata mahal juga ya?

BIS (BB internet service) nya itu belum termasuk pulsa menelefon, sms, abonemen dan browsing loh. Mahal ah. Pake star aja ga sampe segitu tagihannya.

Jadilah saya tergoda melirik Android. ^_______^

Tetapi sebagai orang yang awam, tentu saja saya cari-cari informasi dahulu. Mana yang lebih baik? BB atau Android?

Cekidot!

Blackbery Android
1. Bisa mengirim email dan menerima email sebanyak-banyaknya dengan satu harga.  

 

Bisa mengirim email dan menerima email sebanyak-banyaknya. Pake biaya GPRS.
2. mengirim email semudah mengirim dan menerima sms, dan tidak perlu ada tambahan biaya  

 

Mengirim email semudah mengirim dan menerima sms. Asal GPRS aktif.
4. Bisa melakukan browsing ringan internet, selama website tdk terlalu berat bisa.  

 

Bisa melakukan browsing ringan internet, browsing berat, Youtube, dengan biaya GPRS. Yang anda pakai itulah yang anda bayar 😛
5. Bisa menerima RSS dengan bantuan software Vigo.  

 

udah ada widget untuk rss, dan tampilannya ga sepotong-sepotong
6. Dapat melakukan chating dengan berbagai macam media baik YM,Gtalk,Blackberry Messengger.  

 

Dapat melakukan chating dengan berbagai macam media. Ym, G talk, ga perlu nomor PIN
7.Chatting dengan rekan or teman yang ada diluar negeri or dimana pun dengan gratis dan realtime.Dan hasil pembicaran bisa lsg dikirim melalui email jika memang berhubungan dengan bisnis or yang lain2.  

 

Chatting dengan rekan atau teman yang ada di luar negeri di manapun realtime. Pake biaya GPRS. Kalo lagi ga pengen chatting matiin GPRSnya.
8. Untuk pelanggan individu paket nya disebut BIS , harga cukup terjangkau berkisar dari 150-200 rb/bln *mahal bagi saya *  

 

Ga ada paket-paket an. Pake aja kartu yang GPRS nya unlimited. Ingat yang anda pakai itulah yang anda bayar J
9. Operator yang telah mendukung Indosat,(Matrix,Mentari),XL (pascabayar),T-Sel (Halo,simpati)  

 

Semua operator bisa
10. Bisa digunakan sebagai GPS .  

 

Ada widget buat gps
11. Telah didukung teknologi wifi = sehingga jika kita berpergian keluar negeri bisa menerima email dan mengirim email gratis melalui hot-spot (jd ga pake roaming)  

 

Wifi? Done.
12. Fungsi Telp ,dan organizer sama baiknya dengan smartphone sekelas nokia or WM6  

 

Fungsi telp, organizer, wordpress, adzan, twitter, tweetdeck… mau apa lagi? Tinggal donlot. Kan open source,.. gratis lagi.
14. Kemudian jika kita mengirim sms hanya terbatas 160 Karakter kalau email mau 1000 karakter or 5000 karakter bebas dan tidak bayar lagi  

 

Ya ya. Also Android. Android kan layaknya ‘komputer genggam’. Dan kita yang atur kapan harus connect, disconnect, shutdown.
15.Dan hanya dengan menggunakan blackberry device anda baru bisa meresakan semua manfaat tersebut, karena bila menggunakan hp merk lain dan menggunakan blackberry connect tidak semua fungsi bisa berjalan.  

 

Semua merkhp  beramai-ramai mengeluarkan produk Androidnya. Bisa jadi ke depannya komunitasnya lebih bigger daripada BB

??

Bisa bebas memilih software apa yang kita mau. Tinggal donlot di android market.  

 

??

Bosan sama tampilannya? Atur ulang! You’re the architect!  

 

??

Privasi lebih terjaga. Lg ga mau connect matiin GPRS nya  

 

?? OS Androidnya berubah? Tinggal upgrade!

hehehe. Sepertinya saya ga bingung lagi deh. Kalau anda? ^____^