Fall for Skyfall

Kebiasaan gw itu setiap kepingin nonton film di bioskop adalah membaca resensinya dulu. Ada beberapa blog yang pandangannya gw sukai ketika mereview suatu film. Meskipun terkadang terkesan spoiler, tetapi baca review sebelum menonton bisa meningkatkan semangat dan meninggikan rasa penasaran untuk menonton, hehe

Contohnya skyfall.

Ketika mau nonton film ini, ekspektasi gw *setelah baca banyak resensi* adalah film ini beda dari film James Bond lainnya; that was, you will found James Bond as a human, they said.

Dan yang kepikiran di otak gw langsung : how could this movie being different? Is the weapons more sophisticated? If in this movie people said that Bond becoming more human…how human James Bond could be?

And so.. and so.. and so…

Gw memutuskan nonton berdua sama adek gw aja… dan setelah melalui antrian puanjang buanget si Breaking Dawn yang menyebalkan itu (sorry.. i’m not twilight fans, hehe) akhirnya dapetlah dua tiket skyfall di genggaman.

So after watching it… here’s my review !

1. Aksi James Bond sangat keren di opening act. And i like the idea of shutting Bond down. Iya ga sih? Jarang-jarang kan melihat seorang agen rahasia top bisa ketembak sedemikian rupa, jatuh dari kereta, merasa kalah dan terluka? Hohoho.. Terkadang melihat jagoan tidak selalu menang itu…..melegakan hati…(^_^)

2.Next. I fallen in love for the new Q. Yak. THE NEW Q!!!! Yay!!!! *nari hula-hula* not only becoz he’s hansom… but also HIS HAIR STYLE IS TOTALLY AWESOME!!!! Kalo gw cowok, mungkin gw akan SEGERA merubah gaya rambut gw seperti itu… hahahahaha

3. Ok, enough about Q and his hair. Now Lets talk about Q. Q is… unpredictable. Dan kehadirannya membuat skyfall menjadi fresh. Beneran. Dibandingkan dengan the old Q yang suka mengomel dan marah-marah, the new Q is so unique. Apalagi ketika Q mengobrol berdua dengan James Bond dan ngomong :

Q               : It always makes me feel a bit melancholy. Grand old war ship. being ignominiously haunted away to scrap… The inevitability of time, don’t you think? What do you see?
JB            : A bloody big ship. Excuse me.
Q              : 007. I’m your new Quartermaster.
JB            : You must be joking.
Q              : Why, because I’m not wearing a lab coat?
JB            : Because you still have spots.
Q               : My complexion is hardly relevant.
JB            : Your competence is.
Q              : Age is no guarantee of efficiency.
JB            : And youth is no guarantee of innovation.
Q              : Well, I’ll hazard I can do more damage on my laptop sitting in my pajamas before my first cup of Earl Grey than you can do in a year in the field.
JB            : Oh, so why do you need me?
Q              : Every now and then a trigger has to be pulled.
JB            : Or not pulled. It’s hard to know which in your pajamas. Q.
Q              : 007.

4. No more super duper high tech gadget on sky fall. Yeaahh.. kalau kita lihat dalam dunia Bond, Pistol dengan hands recognition itu so…biasa, radio transmitter kecil apalagi, mobil yang bisa nembak juga udah bosen liatnya…. as Q said :

“What did you expect, an exploding pen?” 😀

5. Agak bingung menebak yang mana gadis Bond. Severine? Eve Moneypenny? Or M? :D. Kalau memang Severine.. too bad kehadirannya terasa sangat sebentar di film tersebut, seolah-olah perannya ada hanya untuk… mati.

6. Silva was brilliant. Ada penghargaan untuk the Villain of the year? Silva should get the trophy! atau Mungkin Silva bisa dihidupkan kembali dan bermain di film Bond lainnya? Karena Aktingnya sangat sangat Keren :P. I would give a standing applause for Javier Bardem, literally 😉

7. Ada yang membandingkan Silva dengan Joker?

Well,.. they both (really) sick, actually. But the most important thing is don’t put them on one movie. Either they will destroy the world, or killing each other. *mikir*

8. All and all.. skyfall is amazing. Ya benar, di skyfall, kita jadi tahu bahwa Bond adalah sosok pria SOK TEGAR yang ternyata juga such an ordinary human being lengkap dengan latar belakang masa kecil yang kelam di skyfall. Bond juga sangat-sangat baik hatinya meskipun mungkin jengkelnya setengah mati dengan M dan dia bisa saja menyimpan dendam terhadap M yang mengizinkan Moneypenny menembak dirinya di awal film, but he didnt. Dia malah melindungi M mati-matian, dengan segenap jiwa raga dan harta*mengingat skyfall hancur berkeping-keping setelahnya**lebay*

Kesimpulannya…Bond is no longer a secret agent kebal peluru dan gila wanita di mata gw.

Bond turns into… a person.

He could get shot, get hurt, get loose, get weak, feel down, shooting not on the target…

Finally, yes, i agree with most of the review about this movie; I did found a human Bond on Skyfall…

And a gorgeous nerd with cool hair model named Q;

And that has made skyfall as one of the best bond movie i’ve ever seen! (^_^)v

Advertisements

The Dark Knight Rises : the review

Gw, actually, bukan penggemar Batman. I dont even really care about Batman history… kalau ga diajak sama temen-temen kuliah untuk nonton dadakan Sabtu kemarin mungkin gw tidak akan pernah berminat buat nonton Batman, even on DVD.

Jadi karena menonton Batman merupakan kejadian yang jarang-jarang terjadi, gw tertarik buat menuliskan beberapa point mengenai Batman The Dark Knight Rises.

Here we go :
1.    Dari awal sampai akhir gw terpukau sama semua sound yang ada di film ini. Music directornya cihuy banget jek.

2. Ada scene yang (suprisingly) bisa membuat gw menitikkan air mata.  Itu adalah ketika Alfred mengungkapkan bahwa ia membakar suratnya Rachel, dan Bruce secara halus kemudian mengusir Alfred dari rumahnya yang segede gaban.

Masalahnya, gw memang bukan penggemar Batman, tapi gw tahu bahwa Bruce selama ini di besarkan oleh Alfred karena dia yatim piatu. Melihat Bruce dan Alfred berpisah sedikit banyak membuat gw patah hati… 

3. Anne Hathaway sama sekali ga cocok jadi Cat Woman!
Bukannya karena aktingnya ga bagus,.. but she’s too sweet to be a superhero.. kurang garang juga..kurang licik juga.. atau mungkin ini karena gw terlalu terpukau sama aktingnya di Devil Wears Prada.. menurut gw Anne lebih cocok dengan genre film seperti itu. Meskipun begitu gw salut karena dia berani keluar dari zona nyamannya ;P

Btw, bagi gw sosok Cat Woman yang paling pas itu adalah yang diperanin sama Halle Berry.

4. Ketika setengah jalan gw nonton TDKR, gw merasa bingung. Ini film Batman kan ya? Bukan tentang Blake si detektif? Terus kenapa rasanya scene nya Blake jadinya lebih banyak daripada Bruce Wayne? Dan gw baru ngerti hal ini setelah di scene paling akhir…. oh ya… pantes… karena itu sebabnya…. (ngegumam sendiri).

5. Miranda Tate itu sama sekali ga punya muka kriminil! I mean, ada aktris yang berwajah ‘bunglon’ yang wajahnya bisa diatur sedemikian rupa sehingga ketika dia berperan baik dia berwajah baik…kemudian ketika jadi jahat kita bakal ngomong : OMG iya ternyata dia jahat!

But not with Miranda. Gw sampe sehabisnya film ga habis pikir…masa sih dia jahat? Masa sih dia dilahirkan di penjara? Ga sesuai sama pembawaannya.. ga kena sama sikapnya..mungkin kalau peran Miranda ini diperanin sama artis seperti Charlize Theron lebih kena kali ya ;D

6. Christian Bale tanpa cela. Gw bisa percaya kalau dia Bruce Wayne even on the real life. Haha

7. Efek bagus, Pengambilan gambar apalagi,…Cuma tank-tank aja yang kaya kardus dikasih warna loreng-loreng. Batpod lah yang paling cihuy.

8. Segi cerita oke, meskipun gw ngerasa terkadang ceritanya lompat-lompat dengan cepat. Untungnya gw masih bisa nangkep sih.

9. Dan surprise terakhir adalah ketika scene terakhir… gw secara ga sadar bertepuk tangan… haha.. norak.

Iya beneran gw tepuk tangan. Maksudnya, gw sudah banyak membaca review TDKR lebih dulu sih sebelum nonton.. jadi ekspektasinya udah negatif duluan. Tapi ketika nonton ternyata ga jelek-jelek amat loh. Bagus malah. Sampe-sampe ketika pulang gw langsung tanya ke suami : kira-kira yang jual DVD The Dark Knight dimana ya? Gw jadi pingin tahu historynya Batman dari awal gitu.. hahahaha

Well, gw tau sih gw udah termasuk telat buat Review tentang TDKR ini.. secara di 21 aja ketika gw ngantri udah ga mengular, berarti memang udah lewat masa happeningnya.

Tapi kali aja ada di antara pembaca ada yang belom nonton, atau udah nonton namun  mencari pembanding pendapat.. hahaha. I’m all ears!

Anyway..Bravo lah buat Nolan. Dan gw sangat curiga dia bisa dapet oscar lagi di academy awards tahun depan. 😀