BBM ada di Android dan iOS

Breaking News ! ^_^

Gambar diambil dari sini

ORLANDO, KOMPAS.com — Sebuah “kejutan” disampaikan BlackBerry dalam BlackBerry Live 2013 di Orlando, AS, pada Selasa (14/5/2013). Layanan “jagoan” mereka, BlackBerry Messenger (BBM), akan tersedia untuk Android dan iOS.

CEO BlackBerry, Thorsten Heins, mengatakan, BBM untuk platform lain akan tersedia pertengahan tahun ini untuk perangkat iPhone (iOS 6 ke atas) dan Android (Ice Cream Sandwich).

“Ini merupakan pernyataan percaya diri kami bahwa platform BlackBerry 10 sudah cukup bagus sehingga BBM bisa disebarkan ke sistem lain,” ujar Heins.

Pada awalnya, BBM di Android dan iOS akan memliki fitur standar seperti pengiriman pesan dan Group. Namun, Heins berjanji fitur yang lebih lanjut juga akan hadir. Hal itu termasuk, ujarnya, BBM Video, Voice, dan Screen Share.

Rumor akan hadirnya BBM di platform lain, terutama Android, memang sudah terdengar sejak 2012. Akhirnya, di gelaran BlackBerry Live 2013, hal ini diresmikan.

“Kami membuat platform BBM lebih kuat dari sebelumnya,” ujar Heins.

Di acara yang sama, BlackBerry juga mengumumkan fitur baru BBM Channel yang sedang dalam tahap Beta (uji coba).

Fitur BBM Channel akan memungkinkan terbentuknya komunitas berbasis BBM. Nantinya BBM Channel akan dimanfaatkan brand atau selebriti.

———————————

Ketika bangun tadi pagi, saya membaca twitter dan ada berita ini dari kompas.com

Excited ? you bet.

Bisa dibilang menyatunya BBM ke android dan iOS merupakan mimpi sebagian besar pengguna gadget. Apalagi di Indonesia yang masyarakatnya sudah sangat Blackberry oriented.

You Know? rasanya kalau pengguna gadget di Indonesia belum pernah menggunakan BB rasanya you are so out of date.

Terutama yang membuat sebal itu adalah pertanyaan ‘wajib’ kalau ketemu teman lama atau teman satu kantor ‘PIN BB nya berapa?’ dan kalau kita jawab ‘maaf saya ga punya blackbery…’ sang teman akan berkata ‘masa sih?’ atau jawaban simple mengecewakan seperti ‘oh..’

Sebelum munculnya messenger antar platform seperti line, we chat, kakao talk, saya, sebagai pengguna Android dengan gagah berani mengandalkan Gtalk.

Tapi teman-teman saya pengguna BB, selalu menolak kalau saya minta mengunduh gtalk di BB mereka. Mulai dari alesan ‘yang pake ga banyak’, ‘nanti BB ku berat’ dan beragam alasan lainnya yang membuat saya sedikit terhambat dalam berkomunikasi melalui messenger.

Akhirnya demi persatuan dan kesatuan kantor itulah saya  memutuskan membeli Blackberry tahun lalu (iya, saya baru punya BB di tahun 2012 sodara-sodara!) setelah bertahan dengan symbian dan android dari awal kemunculannya.

Dan setelah menggunakan BB saya lebih banyak merasa kecewa daripada puasnya.

oke, saya memang sangat bisa mengandalkan BBM untuk urusan chatting dengan teman-teman. namun untuk urusan lainnya seperti main game, browsing dan hal lain-lainnya, BB memiliki keterbatasan yang jauuuuuh dibandingkan android.

dan belum lagi masalah hang-nya itu. karena terbiasa punya aplikasi banyak di andro, pada mulanya saya juga mengunduh berbagai aplikasi untuk BB saya. tapi bisa ditebak, BB menjadi lemot, kemudian hang, sehingga harus saya restart ulang mlulu.

Ujung-ujungnya saya sangat selektif memilih aplikasi di BB. Saya menjadi mengerti alasan pengguna BB lainnya dengan ungkapan “nanti BB saya berat” *sigh*

belum lagi pilihan aplikasi yang terbatas. untuk Twitter misalnya, di BB cuma ada 3 aplikasi yang memuaskan : Twitter for Android, Tweetcaster dan Ubertwitter.

Bandingkan dengan Andro yang sampe bikin penggunanya bingung saking buannyaknya aplikasi buat twitter.

Itu baru twitter loh, belum aplikasi-aplikasi lainnya yang tidak usah saya sebutkan satu persatu.

Bagaimana Kedepannya Blackberry?

Entah apa pertimbangan Blackberry untuk melakukan hal ini, yang pasti menurut saya sebagai pengguna gadget hal ini merupakan langkah yang sangat besar resikonya. Berlawanan dengan tulisan saya yang ini, yang saya buat sebelum saya menggunakan Blackberry.

Bayangkan, BB hanya mengandalkan BBM sebagai nilai jualnya.

Jika kita telah mendapatkan BBM di Android dan iOS buat apa susah-susah menggunakan BB dengan segala keterbatasannya?

bukannya lebih baik menggunakan Android dengan segala aplikasinya yang fun?

bukannya lebih baik menggunakan iOS dengan segala keesklusifannya yang menyenangkan?

Dan jujur saja, Jika memang hal ini kesampean, adanya BBM di Android dan iOS, maka saya mulai kepikiran untuk menjual BB saya dan kembali lagi ke ponsel Android.

Tapi itu saya loh ya, dan pendapat saya bisa jadi bukan pendapat orang kebanyakan, hehe

Ataukah iya?

Beware Blackberry. I smell the tendency like Nokia has coming nearer….

Advertisements

Ketika BBM ingin berteman Android

Tidak ditampik bahwa Blackbery telah mengubah masyarakat Indonesia dalam berkomunikasi, terlebih dalam penggunaan mobile internet. Meskipun saya bukan pengguna Blackbery dan belum pernah menggunakan Blackbery, tetapi sebagai orang awam saya mengetahui bahwa pengguna BB di Indonesia (dan mungkin di seluruh dunia) sangat jatuh cinta setengah mati dengan Blackbery Messenger. Aplikasi keren yang memungkinkan kita untuk chatting menggunakan jaringan internet di hp menggunakan nomor pin sebagai id nya. Cerdas.

Tetapi lambat laun BBM terkesan ekslusif. Mengapa? Karena otomatis BBM hanya dapat digunakan oleh para pengguna BB. Pengguna hp lain silakan gigit jari. Lalu mengapa tidak ramai-ramai menggunakan BB? Jawaban klasik yang kita dapatkan: harga Blackbery cenderung tidak kantong friendly!

Medio 2010, dunia makin heboh dengan Android, Platform mobile besutan Google. Operating system yang menjadikan kita sangat ketergantungan terhadap Google dan kecepatan internet tingkat tinggi sehingga youtube tak lagi buffering. Operating system canggih karena dapat menyelipkan iklan (admob) di setiap aplikasinya. Operating system unik karena memiliki satu keajaiban yang bernama Android Market.

Anda tidak mungkin menggunakan semua aplikasi yang ada di Android Market, anda bisa muntah saking banyaknya. Anda bisa memilih sesuai kebutuhan, lalu install di hp anda. Jika telah bosan silakan uninstall lalu unduh aplikasi lainnya. Mau sehari sepuluh kali anda melakukan hal ini, market tetap memberikannya. Gratis!

Bila BB mengedukasi penggunaan Internet secara mobile, maka Android mengedukasi dalam hal sharing karena sifatnya yang open source. Jadi jangan heran ketika mendownload aplikasi di Market, anda menemukan bahwa aplikasi tersebut juga dapat digunakan pada iphone, BB bahkan symbian. Android Market memiliki berbagai aplikasi seperti BBM yang dapat digunakan TIDAK HANYA sesama Android tetapi juga dengan iphone, BB dan Symbian.

Hal ini tentu saja menjadi sangat melegakan karena kita dapat berkomunikasi lebih banyak dengan pengguna hp merk lainnya dan tidak terbatas hanya dengan hp yang semerk dengan kita. Sangat menyenangkan karena semua aplikasi dapat diunduh gratis dari market dan kita dapat memilih aplikasi dan tampilan sesuka kita. Sangat menggembirakan bahwa sekarang hampir semua vendor  mengeluarkan hp Android teranyar dengan harga terjangkau.Sangat membahagiakan bahwa sekarang kita dapat menggunakan teknologi terbaru yang TERNYATA tidak harus selalu mahal.

Sehingga jika ada wacana bahwa RIM  ingin juga membagi keeksklusifan BBM untuk pengguna Android dan iPhone, saya mengacungi jempol. Atau istilah kaskusnya kasih cendol buat RIM. Tak perlu dipikirkan kenapa. Mungkin RIM merasa harus waspada bila tak mau tergerus Android dan iphone. Mungkin RIM memang sedang menerapkan company policy ke arah teknologi yang open source. Mungkin RIM ingin ‘lebih berteman’ dengan pengguna Android yang makin menggurita.

Entahlah. Tetapi kabar baik ini mengingatkan satu hal penting yang seolah ingin dibawa Android ke kancah teknologi dunia. That Sharing is a Wonderful Thing!